California, 6 Februari 2026 – SpaceX terus berinovasi. Setelah sukses menyediakan internet berkecepatan tinggi ke berbagai penjuru dunia, perusahaan milik Elon Musk ini dikabarkan tengah mempersiapkan layanan baru yang revolusioner bernama ‘Stargaze’.
Layanan ini digadang-gadang akan membawa pengalaman berbasis satelit langsung ke genggaman pengguna smartphone, tanpa memerlukan perangkat tambahan seperti piringan satelit (dish) yang selama ini menjadi ciri khas Starlink.
Apa Itu Layanan ‘Stargaze’?
Menurut laporan dari sumber industri, ‘Stargaze’ bukan sekadar layanan internet biasa. SpaceX berencana memanfaatkannya untuk menyajikan konten eksklusif berbasis luar angkasa. Bayangkan Anda bisa melihat pemandangan live dari orbit bumi, peta langit interaktif real-time, atau konten astronomi yang disiarkan langsung dari konstelasi satelit Starlink ke layar ponsel Anda.
Inisiatif ini menandai langkah ambisius SpaceX untuk mendiversifikasi pendapatan Starlink, yang selama ini bergantung pada langganan internet broadband rumah dan bisnis.
Koneksi Langsung ke HP (Direct-to-Cell)
Selain ‘Stargaze’, fokus utama SpaceX di tahun 2026 adalah layanan Direct-to-Cell. Teknologi ini memungkinkan satelit Starlink berfungsi seperti menara seluler di luar angkasa. Pengguna bisa mengirim pesan, melakukan panggilan suara, dan mengakses data internet menggunakan smartphone standar LTE/5G yang ada saat ini, tanpa modifikasi hardware apa pun.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi zona mati (dead zones) di permukaan Bumi. Di mana pun Anda melihat langit, Anda bisa terhubung,” ujar Elon Musk dalam sebuah kesempatan sebelumnya.
Mengapa Ini Penting?
Langkah ini strategis karena beberapa alasan:
- Pasar Masif: Dengan menargetkan pengguna smartphone global yang berjumlah miliaran, potensi pasar Starlink meluas drastis dibandingkan hanya menjual terminal internet rumahan.
- Pendanaan Misi Mars: Pendapatan dari layanan konsumen seperti ini krusial untuk mendanai proyek ambisius SpaceX lainnya, termasuk roket raksasa Starship dan kolonisasi Mars.
- Ekosistem Baru: Starlink bertransformasi dari sekadar penyedia infrastruktur menjadi platform konsumen yang menawarkan konten dan pengalaman unik.
Tantangan Regulasi
Meski menjanjikan, visi ini menghadapi tantangan regulasi spektrum di berbagai negara. SpaceX harus bekerja sama dengan operator telekomunikasi lokal (seperti T-Mobile di AS) untuk memuluskan jalan bagi layanan direct-to-device ini.
Namun, dengan ribuan satelit yang sudah mengorbit dan ribuan lainnya yang akan diluncurkan, SpaceX memiliki keunggulan infrastruktur yang sulit dikejar oleh kompetitor.
Sumber: Reuters, StartupNews.fyi, Gadgets360 (Februari 2026).
Ringkasan: SpaceX Starlink kembangkan layanan ‘Stargaze’ dan fitur direct-to-cell untuk koneksi satelit langsung ke smartphone. Revolusi internet luar angkasa dimulai.

