NASA secara resmi menunda peluncuran misi Artemis II, misi berawak pertama ke Bulan dalam lebih dari 50 tahun, hingga setidaknya Maret 2026.
Penundaan Akibat Masalah Teknis
Keputusan ini diambil setelah tim darat NASA menemukan kebocoran hidrogen pada roket Space Launch System (SLS) selama tes pengisian bahan bakar kritis (wet dress rehearsal) di Kennedy Space Center, Florida.
Kebocoran tersebut terjadi pada bagian core stage roket setinggi 212 kaki tersebut saat pengisian 700.000 galon propelan kriogenik.
Astronot Keluar dari Karantina
Akibat penundaan ini, empat astronot kru Artemis II telah dibebaskan dari karantina medis di Johnson Space Center, Houston. Protokol karantina ini biasanya dilakukan untuk memastikan kru tidak membawa penyakit ke luar angkasa.
Kru Artemis II terdiri dari:
- Reid Wiseman (Komandan, NASA)
- Victor Glover (Pilot, NASA)
- Christina Koch (Spesialis Misi, NASA)
- Jeremy Hansen (Spesialis Misi, CSA Kanada)
Mereka akan kembali masuk karantina sekitar dua minggu sebelum tanggal peluncuran baru.
Jadwal Peluncuran Baru
Dengan dibatalkannya jendela peluncuran Februari, NASA kini membidik peluang peluncuran berikutnya pada:
- 6-9 Maret 2026
- 11 Maret 2026
Misi Artemis II akan membawa astronot mengelilingi Bulan selama 10 hari untuk menguji sistem kapsul Orion sebelum misi pendaratan dilakukan pada Artemis III.
Sumber: USA Today, NASA Blogs.

