JAKARTA (IndFir.com) – Persaingan kendaraan listrik (EV) di Indonesia memasuki babak baru yang lebih futuristik. Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIEXPO Kemayoran, produsen otomotif asal China, XPENG, resmi memamerkan kecanggihan teknologi terbarunya yang menggabungkan mobilitas dan kecerdasan buatan (AI).
The Next P7: Sedan Listrik Berbasis AI
Bintang utama di booth XPENG adalah The Next P7, sebuah sedan listrik berperforma tinggi yang tidak hanya menjual kecepatan, tapi juga kecerdasan. Mobil ini hadir dengan desain “interstellar” yang sangat aerodinamis (drag coefficient hanya 0.201 Cd) dan dilengkapi dengan platform 800V yang memungkinkan pengisian daya super cepat.
Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle, mitra strategis XPENG di Indonesia, menjelaskan bahwa mobil ini dibangun di atas arsitektur AI fisik yang dikembangkan secara mandiri. “Sistem ini mencakup chip khusus, sistem operasi berbasis AI, hingga perangkat keras pintar yang memungkinkan mobil ‘berpikir’ dan mengambil keputusan di jalan raya,” ujarnya.
Robot Humanoid XPENG IRON
Tidak hanya mobil, XPENG juga membawa kejutan dengan menampilkan XPENG IRON, robot humanoid yang mendemonstrasikan visi perusahaan tentang “AI Physical”. Robot ini menggunakan teknologi VLT (Vision-Language-Action) yang memungkinkannya berinteraksi dan bergerak secara alami layaknya manusia.
Masa Depan Mobilitas di Indonesia
Kehadiran XPENG di IIMS 2026 menegaskan bahwa pasar otomotif Indonesia kini menjadi magnet bagi teknologi kelas dunia. Dengan fitur seperti AI-powered cockpit dan kemampuan autonomous driving tingkat lanjut, The Next P7 siap menantang pemain lama di segmen EV premium.
Bagi penggemar teknologi dan otomotif, kehadiran ekosistem AI XPENG ini menjadi bukti bahwa batas antara gadget canggih dan kendaraan pribadi semakin tipis di tahun 2026 ini.

