Tuesday, February 24, 2026
HomeAstronomiISS Pensiun 2030: NASA Siapkan 'Kuburan' di Pasifik & Era Baru Stasiun...

ISS Pensiun 2030: NASA Siapkan ‘Kuburan’ di Pasifik & Era Baru Stasiun Komersial

Jakarta, IndFir – Era stasiun luar angkasa legendaris, International Space Station (ISS), akan segera berakhir. NASA telah mengonfirmasi rencana untuk mempensiunkan laboratorium orbit yang telah beroperasi selama lebih dari 25 tahun ini pada tahun 2030. ISS dijadwalkan untuk melakukan manuver de-orbit terkendali dan “dimakamkan” di Point Nemo, wilayah terpencil di Samudra Pasifik.

Mengapa ISS Harus Pensiun?

Diluncurkan pertama kali pada 1998, ISS awalnya tidak dirancang untuk bertahan selamanya. Struktur utamanya kini mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan, dengan munculnya kebocoran kecil dan keretakan di beberapa modul lama. Meskipun masih dapat ditangani, biaya pemeliharaan terus meningkat setiap tahunnya.

NASA memutuskan bahwa daripada membiarkan ISS mengalami kegagalan struktural yang tidak terkendali, langkah terbaik adalah mengakhiri misinya secara terencana demi keselamatan dan efisiensi anggaran.

Rencana “Pemakaman” di Point Nemo

Menjatuhkan struktur seberat 400 ton dari orbit bukanlah perkara mudah. Untuk memastikan proses ini aman, NASA telah menggandeng SpaceX untuk mengembangkan US Deorbit Vehicle. Pesawat khusus ini akan bertugas mendorong ISS keluar dari orbitnya dan mengarahkannya ke atmosfer Bumi.

Lokasi pendaratan akhirnya adalah Point Nemo, titik di lautan yang paling jauh dari daratan manapun di Bumi, sering disebut sebagai “kuburan pesawat antariksa”. Sebagian besar material ISS akan terbakar saat menembus atmosfer, dan sisanya akan tenggelam di kedalaman Pasifik, jauh dari pemukiman manusia.

Era Baru: Stasiun Komersial & Misi ke Mars

Berakhirnya ISS bukan berarti akhir dari kehadiran manusia di orbit rendah Bumi. NASA kini beralih strategi dengan tidak lagi menjadi pemilik stasiun, melainkan penyewa. Peran ISS akan digantikan oleh stasiun luar angkasa komersial yang lebih kecil dan efisien, yang sedang dikembangkan oleh perusahaan swasta seperti Axiom Space dan Blue Origin.

Penghematan anggaran sekitar $3 miliar per tahun dari operasional ISS akan dialihkan ke program Artemis. Fokus NASA kini tertuju lebih jauh: mendirikan pangkalan permanen di Bulan dan mempersiapkan pendaratan manusia pertama di Mars.

Warisan ISS

Selama beroperasi, ISS telah menjadi simbol kerja sama internasional yang luar biasa, menyatukan negara-negara dalam damai demi sains. Ribuan eksperimen telah dilakukan, mulai dari studi medis tentang dampak mikrogravitasi pada tubuh manusia hingga penelitian material canggih. Warisannya akan terus hidup melalui stasiun-stasiun penerusnya dan jejak langkah manusia yang akan segera menapak di Planet Merah.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments