Tuesday, February 24, 2026
HomeTeknologiRevolusi Mobilitas: Mobil Terbang Xpeng AeroHT Siap Mengudara di 2026

Revolusi Mobilitas: Mobil Terbang Xpeng AeroHT Siap Mengudara di 2026

DUBAI – Bayangan tentang mobil terbang yang selama ini hanya menghiasi layar film fiksi ilmiah kini selangkah lagi menjadi kenyataan. Dalam ajang bergengsi World Governments Summit (WGS) 2026 yang berlangsung di Dubai, Dr. Hongdi Brian Gu, petinggi dari raksasa teknologi mobilitas asal Tiongkok, mengungkapkan rencana ambisius untuk menghadirkan mobil terbang ke tangan konsumen dalam waktu hitungan bulan.

Mobil terbang yang dikembangkan melalui divisi AeroHT ini dijadwalkan akan mulai dikirimkan kepada pembeli pada paruh kedua tahun 2026. Ini menandai pergeseran fundamental dalam sejarah transportasi manusia, dari mobilitas dua dimensi di jalan raya menuju kebebasan tiga dimensi di udara.

Bukan Sekadar Otomotif, Tapi “Physical AI”

Dalam sesi wawancara eksklusif, Dr. Gu menekankan bahwa perusahaannya bukanlah sekadar produsen kendaraan listrik (EV) biasa. Ia menyebut DNA perusahaannya sebagai merek teknologi. Fokus utama mereka bukanlah pada elektrifikasi semata, melainkan pada apa yang ia sebut sebagai “Physical AI” atau AI Fisik.

“Apa yang kita lihat dalam 12 hingga 18 bulan terakhir adalah munculnya kekuatan AI di ruang mobilitas,” ujar Dr. Gu. Dengan menggabungkan semikonduktor buatan sendiri, model bahasa besar (LLM), dan pemrosesan data skala besar, teknologi ini menjadi fondasi bagi kendaraan otonom, robot humanoid, hingga mobil terbang.

Menurutnya, kemampuan teknologi yang sama digunakan untuk melatih drone terbang hingga robot humanoid agar mampu berinteraksi dengan dunia nyata secara aman dan cerdas.

Mobil Terbang Modular: “Land Aircraft Carrier”

Salah satu produk yang paling mencuri perhatian adalah konsep “Land Aircraft Carrier”. Kendaraan ini memiliki desain modular unik yang terdiri dari unit darat (mobil enam roda) dan unit udara (eVTOL – electric Vertical Take-off and Landing) yang tersimpan di dalamnya.

Unit udara tersebut dapat lepas landas secara vertikal tanpa memerlukan landasan pacu yang panjang. Teknologi ini didukung oleh sistem pendorong pengangkatan langsung yang telah teruji dengan tingkat redundansi keselamatan yang sangat tinggi. Dr. Gu menjelaskan bahwa proses lepas landas dan mendarat dapat dilakukan secara otomatis, sehingga sangat memudahkan bagi pilot pemula sekalipun.

Harga yang dibanderol untuk paket mobil terbang pertama ini diperkirakan berada di bawah 2 juta renminbi, atau kurang dari US$300.000 (sekitar Rp4,7 miliar). Meskipun terdengar mahal bagi rata-rata orang, angka ini dianggap sangat kompetitif untuk sebuah teknologi pionir di kelasnya.

Keamanan dan Regulasi: Tantangan Utama

Meskipun teknologi sudah siap, tantangan terbesar tetap ada pada regulasi dan keselamatan. Pada fase awal, operasional mobil terbang ini akan dilakukan di area yang diatur secara ketat, termasuk zona terbang khusus di luar pusat kota.

“Saat ini, di Tiongkok, kami masih memerlukan persetujuan dari otoritas penerbangan,” jelas Dr. Gu. Ia optimis bahwa dengan penerapan di Tiongkok dalam jumlah besar, hal ini akan memberikan kepercayaan bagi negara-negara lain dan pasar internasional untuk mengadopsi regulasi serupa.

Robot Humanoid dan Masa Depan Perkotaan

Selain mobil terbang, Xpeng juga berencana memproduksi robot humanoid secara massal pada akhir tahun 2026. Robot-robot ini nantinya akan ditempatkan di toko-toko, gedung perkantoran, hingga bertugas sebagai pemandu wisata di pabrik-pabrik.

Integrasi antara mobil terbang, taksi otonom (robo-taxi), dan robot humanoid diprediksi akan mengubah wajah kota masa depan secara drastis. Mobilitas tidak lagi terbatas pada kemacetan di permukaan tanah, melainkan terdistribusi secara cerdas di berbagai level ketinggian.

Kesimpulan

WGS 2026 telah membuktikan bahwa kita sedang berada di periode sejarah yang transformatif. Mobil terbang bukan lagi mimpi di siang bolong. Dengan dukungan AI yang semakin matang dan keberanian perusahaan teknologi untuk berinvestasi pada mobilitas tiga dimensi, cara kita hidup dan berpindah tempat akan berubah selamanya.

Sumber Utama: Euronews Business
Backlink Referensi: Flying car (Wikipedia), World Governments Summit


Tags: Xpeng AeroHT, Mobil Terbang, World Governments Summit 2026, Robot Humanoid, Teknologi Masa Depan, Physical AI, Inovasi Transportasi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments