Tuesday, February 24, 2026
HomeAstronomiTerobosan Astronomi: Sinyal 'Eksobulan' Raksasa Ditemukan Mengorbit HD 206893

Terobosan Astronomi: Sinyal ‘Eksobulan’ Raksasa Ditemukan Mengorbit HD 206893

# Terobosan Astronomi: Sinyal ‘Eksobulan’ Raksasa Ditemukan Mengorbit HD 206893

Para astronom baru saja mendeteksi sinyal yang sangat langka dan mendebarkan dalam dunia astrofisika: kemungkinan keberadaan sebuah eksobulan* (bulan di luar tata surya) yang sangat masif. Berlokasi di sistem bintang *HD 206893, yang berjarak sekitar 133 tahun cahaya dari Bumi, penemuan ini berpotensi menjadi salah satu satelit alami terbesar yang pernah ditemukan di alam semesta.

Penemuan yang Menantang Teori

Sinyal tersebut terdeteksi mengorbit HD 206893 B*, sebuah objek yang diklasifikasikan sebagai raksasa gas atau katai cokelat (brown dwarf). Yang membuat para ilmuwan terperangah adalah perkiraan massanya. Eksobulan ini diperkirakan memiliki massa sekitar *setengah dari massa Jupiter. Sebagai perbandingan, Ganymede (bulan terbesar di Tata Surya kita) hanya memiliki massa sekitar 0,02% dari massa Jupiter.

Penemuan ini dilakukan menggunakan instrumen GRAVITY* pada **Very Large Telescope (VLT)** milik *European Southern Observatory (ESO) di Chili. Dengan menggunakan teknik astrometri presisi tinggi, para peneliti mendeteksi adanya “goyangan” (wiggle) pada orbit planet HD 206893 B, yang mengindikasikan adanya tarikan gravitasi dari objek lain yang sangat dekat dengannya—sebuah bulan raksasa.

Mengapa Penemuan Ini Penting?

Selama puluhan tahun, astronom telah menemukan ribuan eksoplanet, namun menemukan eksobulan terbukti jauh lebih sulit. Hal ini karena bulan biasanya jauh lebih kecil dan redup dibandingkan planet induknya. Jika penemuan di HD 206893 ini terkonfirmasi, ia akan memberikan wawasan baru tentang bagaimana sistem satelit terbentuk di lingkungan yang ekstrem.

“Ini adalah kandidat eksobulan yang sangat meyakinkan,” ujar tim peneliti dalam laporan mereka. Massa bulan yang mencapai setengah Jupiter ini sebenarnya menimbulkan pertanyaan fundamental: apakah objek ini masih bisa disebut ‘bulan’, ataukah ini adalah sistem planet biner?

Karakteristik Sistem HD 206893

Sistem HD 206893 adalah laboratorium alam yang luar biasa. Bintang induknya mirip dengan Matahari tetapi jauh lebih muda, dikelilingi oleh cakram debu yang luas. Planet (atau katai cokelat) HD 206893 B sendiri adalah objek yang sangat panas dengan suhu atmosfer yang ekstrem. Keberadaan bulan raksasa di sekitarnya menunjukkan bahwa pembentukan objek masif di luar tata surya bisa jauh lebih kompleks daripada yang pernah kita bayangkan sebelumnya.

Masa Depan Perburuan Eksobulan

Konfirmasi akhir dari penemuan ini akan memerlukan observasi lanjutan, kemungkinan besar menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) milik NASA. JWST memiliki kemampuan untuk menganalisis komposisi atmosfer dari objek-objek redup seperti ini, yang dapat membantu membedakan antara bulan raksasa atau objek latar belakang lainnya.

Para astronom berharap bahwa dengan kemajuan teknologi seperti GRAVITY dan JWST, kita akan segera memasuki era di mana penemuan eksobulan menjadi hal yang rutin, seperti halnya penemuan eksoplanet di dekade sebelumnya.

Sumber Utama: Dilansir dari laporan European Southern Observatory (ESO) dan studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal astronomi internasional.

Referensi Eksternal:
European Southern Observatory (ESO)
NASA Exoplanet Archive
Wikipedia: Exomoon
Space.com: Latest Astronomy News

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments