Komisioner Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat, Hester Peirce, menyampaikan pidato perpisahannya pada Selasa (9/6) di acara U.S. Chamber of Commerce Capital Markets Summit di Washington, D.C. Pidato yang bertajuk “Peirce Out” itu menandai berakhirnya karier gemilang selama hampir 30 tahun Peirce di lembaga pengawas pasar modal terbesar di dunia tersebut.
Dalam pidatonya, Peirce mengonfirmasi bahwa ia akan segera meninggalkan SEC dan pindah ke Virginia Beach. Ia akan bergabung dengan Regent University School of Law sebagai profesor asosiasi mulai November 2026. Keputusan ini sebelumnya telah dilaporkan oleh Bloomberg pada Mei 2026. Periode keduanya sebagai komisioner SEC sebenarnya telah berakhir pada Juni 2025, dan sejak saat itu ia menjabat dalam kapasitas holdover sementara waktu.
Julukan Crypto Mom dari Komunitas
Hester Peirce meraih julukan “Crypto Mom” dari komunitas cryptocurrency global karena sikapnya yang konsisten mendukung kejelasan regulasi aset digital di AS. Julukan ini melekat padanya selama bertahun-tahun seiring dengan upayanya mendorong pendekatan regulasi yang lebih proporsional terhadap industri crypto, sangat berbeda dengan pendekatan agresif yang diambil banyak koleganya di SEC.
Selama masa jabatannya, Peirce secara terbuka dan berulang kali menyatakan ketidaksetujuannya terhadap berbagai kebijakan SEC di era Ketua Gary Gensler. Ia sering menjadi suara dissenting atau penentang dalam berbagai voting penting terkait regulasi crypto, termasuk penegakan hukum terhadap perusahaan-perusahaan aset digital yang menurutnya terlalu agresif dan tidak memiliki dasar hukum yang jelas.
Peirce berpendapat bahwa industri crypto membutuhkan kerangka regulasi yang jelas dan spesifik, bukan pendekatan enforcement-first yang mengandalkan tindakan penegakan hukum sebagai alat regulasi utama. Pandangan ini membuatnya menjadi figur yang sangat dihormati di kalangan pelaku industri crypto, meskipun juga sering kali menempatkannya dalam posisi minoritas di internal SEC.
Warisan Regulasi Aset Digital
Meskipun pidato perpisahannya tidak sepenuhnya didedikasikan untuk topik crypto, Peirce secara khusus menyoroti pekerjaan SEC di bidang aset digital sebagai contoh keberhasilan lembaga tersebut dalam kembali ke mandato statuternya. Ia menggambarkan upaya regulasi crypto SEC selama setahun setengah terakhir sebagai upaya untuk “mengaitkan aktivitas regulasi dan penegakan hukum crypto kami dengan statut yang kami kelola”.
Pernyataan ini mengindikasikan pergeseran signifikan dalam pendekatan SEC terhadap aset digital. Di bawah kepemimpinan Gensler, SEC banyak dikritik karena menggunakan enforcement actions sebagai instrumen utama regulasi tanpa menerbitkan aturan formal yang jelas. Industri crypto selama bertahun-tahun mengeluhkan ketiadaan kejelasan regulasi, yang menurut mereka menghambat inovasi dan investasi di sektor ini.
Warisan Peirce di bidang regulasi aset digital juga mencakup inisiatif Project Crypto, yang bertujuan menciptakan kerangka regulasi komprehensif untuk berbagai jenis aset digital, termasuk token, stablecoin, dan instrumen terdesentralisasi. Meskipun project ini masih dalam pengembangan, upaya Peirce meletakkan fondasi bagi pendekatan regulasi yang lebih terstruktur di masa depan.
Cakupan Pidato yang Luas
Pidato perpisahan Peirce tidak hanya membahas topik crypto. Ia mengulas berbagai aspek regulasi sekuritas secara luas, mulai dari aturan pengungkapan iklim atau climate disclosure rules, Foreign Corrupt Practices Act, hingga penggunaan disgorgement sebagai mekanisme pemulihan kerugian oleh SEC.
Dalam konteks climate disclosure rules, Peirce telah lama menyuarakan skeptisisme terhadap kewajiban perusahaan terbuka untuk mengungkapkan risiko terkait perubahan iklim. Ia berpendapat bahwa pengungkapan semacam itu berada di luar kewenangan SEC dan lebih cocok ditangani oleh lembaga lain yang memiliki mandat lebih spesifik di bidang lingkungan.
Terkait Foreign Corrupt Practices Act, Peirce menyoroti pentingnya menjaga integritas penegakan hukum anti-korupsi sekaligus memastikan bahwa standar pembuktian tetap tinggi. Ia menekankan bahwa SEC harus berhati-hati dalam memperluas interpretasi statute agar tidak melebihi wewenang yang diberikan oleh Kongres.
Peralihan ke Dunia Akademis
Setelah meninggalkan SEC, Peirce akan beralih ke dunia akademis dengan bergabung sebagai profesor asosiasi di Regent University School of Law yang berlokasi di Virginia Beach, Virginia. Keputusan ini menandai babak baru dalam kariernya, dari praktisi regulasi menjadi pendidik di bidang hukum pasar modal.
Peralihan ini dinilai sebagai langkah yang wajar bagi seseorang dengan kedalaman pengalaman regulasi seperti Peirce. Di lingkungan akademis, ia diharapkan dapat mentransfer pengetahuan dan pengalamannya kepada generasi berikutnya para pengacara dan regulator pasar modal. Keputusannya untuk “pindah ke pantai” juga mengisyaratkan keinginan untuk menjalani kehidupan yang lebih tenang setelah tiga dekade berkarier di pusat kekuasaan finansial Washington, D.C.
Dampak bagi Regulasi Crypto ke Depan
Kepergian Peirce meninggalkan kekosongan suara pro-crypto yang signifikan di internal SEC. Selama ini, ia merupakan salah satu komisioner yang secara konsisten dan terbuka memperjuangkan pendekatan regulasi yang lebih bersahabat terhadap industri aset digital. Dengan posisinya yang kosong, industri crypto perlu mencari saluran advokasi baru untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip kejelasan regulasi yang diperjuangkan Peirce tetap diperhatikan.
Namun demikian, upaya Peirce selama bertahun-tahun telah mengubah lanskap diskusi regulasi crypto di AS. Tekanan yang ia berikan dari dalam lembaga membantu memaksa SEC untuk mulai mengembangkan kerangka regulasi yang lebih terstruktur dan transparan. Warisan ini kemungkinan akan terus berpengaruh meski ia telah secara fisik meninggalkan gedung SEC di Washington.
Pidato “Peirce Out” menjadi penutup yang elegan bagi karier yang penuh warna di dunia regulasi sekuritas. Peirce membuktikan bahwa dissenting voice di internal lembaga regulator bukan hanya diperbolehkan, tetapi justru diperlukan untuk menjaga keseimbangan kebijakan dan melindungi inovasi dari overreach regulasi. Perjalanannya di SEC telah menginspirasi banyak praktisi hukum dan regulator di seluruh dunia untuk lebih berani menyuarakan pandangan yang berbeda demi kemajuan industri yang lebih sehat.




