HomeFilmFilm Horror Baru Raih Skor Nyaris Sempurna Segera Tayang

Film Horror Baru Raih Skor Nyaris Sempurna Segera Tayang

Date:

Related stories

The Fed Tahan Suku Bunga, Proyeksi Satu Kenaikan di 2026

WASHINGTON DC – Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal...

Meteor Meledak di Massachusetts, Suara Gemuruh Guncang Warga

Meteor Meledak di Massachusetts, Suara Gemuruh Guncang Warga Massachusetts, indfir.com...

Keunggulan Bisnis yang Tak Bisa Ditiru AI

Di tengah gempuran artificial intelligence yang menjanjikan efisiensi tanpa...

ReMarkable vs Kindle Scribe 2026: Duel E-Reader Budget Terbaik

Duel E-Reader Budget 2026: ReMarkable Paper Pure vs Amazon...

Trailer 2 Spider-Man: Brand New Day: 10 Momen & Fakta Terbesar yang Terungkap

Transformasi Peter Parker yang MenggelisahkanTrailer kedua Spider-Man: Brand New...
spot_imgspot_img

“`html

Film Horror Leviticus Raih Skor 95% di Rotten Tomatoes

Penggemar film horror kini tengah menantikan kehadiran sebuah karya baru yang mendapat respon luar biasa dari para kritikus. Leviticus, film horror queer yang disutradarai oleh sineas Australia Adrian Chiarella, berhasil meraih skor persetujuan 95% di Rotten Tomatoes berdasarkan 55 ulasan yang telah terkumpul. Selain itu, film ini juga mencatatkan skor 84% atau setara dengan “universal acclaim” di Metacritic, serta rating rata-rata 3.7 dari 5 di Letterboxd.

Premis yang Mengangkat Kisah Cinta Terlarang

Leviticus mengisahkan dua remaja laki-laki, Naim yang diperankan oleh Joe Bird dan Ryan yang diperankan oleh Stacy Clausen, yang menjalin hubungan asmara di tengah komunitas religius konservatif. Karena tinggal di lingkungan yang ketat, keduanya harus menyembunyikan hubungan mereka dari publik. Namun, segala sesuatunya berubah ketika hubungan mereka terungkap oleh komunitas.

Gereja tempat mereka beribadah kemudian memanggil seorang “deliverance preacher” yang diperankan oleh Nicholas Hope. Pendeta tersebut mengklaim mampu “menyembuhkan” mereka, tetapi prosedurnya justru melibatkan pelepasan sebuah iblis yang mengambil wujud orang yang paling mereka inginkan. Premis ini menggabungkan elemen supernatural dengan komentar sosial yang tajam tentang intoleransi dan penolakan terhadap identitas diri.

Debut Sutradara yang Menakjubkan

Film ini menandai debut penyutradaraan fitur bagi Adrian Chiarella, filmmaker asal Australia yang berhasil membuat terobosan signifikan dalam industri perfilman horror. Chiarella tidak hanya menyutradarai, tetapi juga menulis naskah film ini. Kemampuan seorang sutradara pendatang baru dalam mengemas cerita kompleks tentang cinta, ketakutan, dan konflik moral dalam format horror supernatural mendapat apresiasi tinggi dari kalangan kritikus.

Deretan aktor yang terlibat dalam film ini juga patut diperhitungkan. Selain Joe Bird dan Stacy Clausen sebagai pemeran utama, film ini juga menampilkan Mia Wasikowska sebagai Arlene, Jeremy Blewitt, Ewen Leslie, Nicholas Hope, serta Tyallah Bullock sebagai Marnie. Kombinasi cast berpengalaman dan pendatang baru ini memberikan dinamika yang kuat dalam setiap adegan.

Neon Kembali Membuktikan Kualitas Seleksinya

Setelah menjalani penayangan perdana dunia di Sundance International Film Festival pada Januari 2026, hak distribusi internasional Leviticus langsung diakuisisi oleh Neon. Perusahaan distribusi ini dikenal memiliki standar seleksi yang sangat tinggi, mengingat portofolio film-film berkualitas yang mereka edarkan sepanjang tahun 2025.

Neon bertanggung jawab atas distribusi sejumlah film yang mendapat pengakuan luas, termasuk Sentimental Value, The Secret Agent, No Other Choice, It Was Just an Accident, Sirat, dan Arco. Tahun sebelumnya, Neon juga mendistribusikan Anora yang berhasil meraih penghargaan Best Picture. Akuisisi hak distribusi Leviticus menjadi indikator kuat bahwa film ini memiliki kualitas yang setara dengan jajaran film-film prestisius tersebut.

Apresiasi Kritikus untuk Blend Genre yang Unik

Para kritikus film memberikan pujian luas terhadap kemampuan Leviticus dalam menggabungkan komentar sosial dengan elemen horror supernatural. Meagan Navarro dari Bloody Disgusting mendeskripsikan film ini sebagai “tense, atmospheric, and claustrophobic vision of young love in a hateful world”, menyoroti atmosfer mencekam yang berhasil dibangun sepanjang durasi film.

Nick Schager dari The Daily Beast menyebutnya sebagai “confident and unnerving allegorical gem”, menekankan kepercayaan diri sutradara dalam menyajikan alegori yang mengganggu namun bermakna. Sementara itu, Pat Mullen dari That Shelf memberikan perspektif lebih mendalam dengan menyatakan bahwa film ini merupakan “a restorative work of horror cinema that confronts the real monsters that exist in plain sight, in institutions, in relationships, and in values that make people fear themselves and their communities.”

Pujian khusus juga ditujukan kepada kedua pemeran utama. Stephen A. Russell dari ScreenHub menyatakan “There’s an astonishing beauty in the flames of this rebuttal of ancient codes of morality that left no room for grace; Bird and Clausen are on fire here.” Chemistry antara Bird dan Clausen menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat film ini berkesan bagi para reviewer.

Laura Clifford dari Reeling Reviews bahkan memprediksi potensi besar bagi Chiarella, dengan menyatakan bahwa debut fitur sutradara Australia ini mungkin merupakan yang terbaik di antara suara-suara baru dalam genre horror tahun 2026. Ia membandingkan film ini dengan kombinasi antara Boy Erased dan It Follows, sebuah perpaduan yang menggambarkan bagaimana film ini menyatukan tema intoleransi kota kecil dengan horror supernatural secara efektif.

Tantangan Box Office di Tengah Kompetisi Berat

Leviticus akan tayang di bioskop pada 19 Juni 2026 dengan durasi 88 menit. Film ini akan berbagi pasar akhir pekan pembukaan dengan kompetitor besar, terutama Toy Story 5 yang diproyeksikan mencetak rekor box office franchise, serta Girls Like Girls dan The Death of Robin Hood.

Sebagai satu-satunya tawaran baru bergenre horror di akhir pekan tersebut, Leviticus memiliki posisi yang cukup strategis. Meskipun film horror original dengan rating R secara historis menghadapi tantangan di box office, kesuksesan film-film horror berkualitas dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa word of mouth yang positif dapat mendorong performa komersial yang solid. Dengan skor kritis yang nyaris sempurna ini, prospek Leviticus di pasar domestik dan internasional terlihat menjanjikan.

Referensi

“`

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here