HomeFilm'Michael' Kembali ke Puncak Box Office di Weekend Keempat, Tembus $703 Juta...

‘Michael’ Kembali ke Puncak Box Office di Weekend Keempat, Tembus $703 Juta Global — Devil Wears Prada 2 Dekati $550 Juta

Date:

Related stories

Laba Kuartal I Dorong Pasar Saham ke Rekor Baru

Lonjakan laba perusahaan pada kuartal pertama tahun ini telah...

Danny Boyle Bidik Syuting Film Ketiga 28 Days Later 2027

Danny Boyle Bidik Syuting Film Ketiga 28 Days Later...

Status Nemesis Season 2 di Netflix: Tayang atau Batal?

Para penggemar serial Nemesis di Indonesia maupun penonton global...

Teleskop Webb Ungkap Detail Galaksi Spiral Terdekat

Teleskop Webb Ungkap Detail Galaksi Spiral Terdekat Badan Antariksa Amerika...
spot_imgspot_img

Film biopik Michael Jackson, “Michael”, membuktikan dirinya bukan sekadar hits sesaat. Di weekend keempat penayangannya, film ini kembali menduduki puncak box office Amerika Utara dengan pendapatan $26 juta — mengalahkan film-film baru yang lebih segar dan sekuel-sekuel besar lainnya.

Pencapaian ini bukan cuma soal angka. Kembali ke nomor satu di minggu keempat adalah sesuatu yang sangat jarang terjadi di era streaming, di mana sebagian besar film Hollywood mengalami penurunan penonton 50-60% di weekend kedua. “Michael” justru terus menarik penonton, seolah punya gravitasinya sendiri.

Untuk konteks, film-film blockbuster biasanya kehilangan separuh penontonnya setelah opening weekend. Tapi “Michael” punya pola yang lebih menyerupai film-film fenomena seperti “Top Gun: Maverick” atau “Barbie” — penonton datang bukan karena hype awal, tapi karena rekomendasi dari mulut ke mulut. Setiap orang yang nonton, bawa teman atau keluarga mereka berikutnya.

$703 Juta Global — Menuju Rekor Biopik Musik Terbesar Sepanjang Masa

Total pendapatan “Michael” kini menyentuh $703,8 juta di seluruh dunia, dengan $283 juta dari pasar domestik (Amerika Utara) dan $421 juta dari pasar internasional. Film ini didistribusikan oleh Lionsgate di Amerika dan Universal di luar negeri.

Yang membuat angka ini lebih impresif: pasar besar seperti Jepang belum sempat dibuka. Dengan momentum sekuat ini, “Michael” punya peluang nyata untuk melampaui “Bohemian Rhapsody” (2018) yang mencatat $911 juta global — dan menjadi film biopik musik terlaris sepanjang masa.

Perlu diingat bahwa Jepang adalah salah satu pasar terbesar Michael Jackson sepanjang karirnya. Album “Thriller” dan “Bad” selalu masuk chart teratas di sana, dan konser-konser Jackson di Tokyo selalu sold out. Jika film ini dibuka di Jepang dengan momentum yang sama seperti pasar lainnya, angka $911 juta dari “Bohemian Rhapsody” bisa jadi hanya soal waktu.

Di Amerika Utara sendiri, “Michael” sudah melampaui rekor “Bohemian Rhapsody” yang “hanya” $216 juta domestik. Film tentang Freddie Mercury ini masih lebih besar di skala global berkat performa internasionalnya yang monster, tapi kesenjangan itu terus mengecil.

Devil Wears Prada 2 Juga Tak Mau Kalah

Sementara “Michael” memimpin, sekuel lain yang sama-sama mengandalkan nostalgia juga mencatat angka fantastis. “The Devil Wears Prada 2” kini berada di posisi kedua box office dengan tambahan $18 juta di weekend ketiganya, membawa total global ke $546,2 juta.

Film yang dibintangi Meryl Streep, Anne Hathaway, Emily Blunt, dan Stanley Tucci ini justru lebih sukses di pasar internasional ($370 juta) ketimbang domestik ($175,9 juta). Pasar terbesarnya adalah Inggris ($36,9 juta), Italia ($34,6 juta), Brasil ($27 juta), dan Meksiko ($24,6 juta). Dengan biaya produksi $100 juta, film ini sudah mencetak laba lebih dari $440 juta — salah satu ROI terbaik Disney tahun ini.

Horror Low-Budget Kembali Buktikan Diri

Di antara para raksasa box office, ada pendatang baru yang menarik perhatian: “Obsession”. Film horor dari Focus Features ini debut di posisi ketiga dengan $16 juta dari 2.615 bioskop — angka solid untuk film yang budget produksinya konon hanya sekitar $1 juta.

Focus Features sendiri membeli “Obsession” seharga $14 juta setelah premiere-nya yang heboh di Midnight Madness, Toronto Film Festival tahun lalu. Itu artinya Focus sudah balik modal berkali lipat hanya dari opening weekend domestik — belum termasuk pendapatan internasional yang masih berjalan.

Disutradarai oleh Curry Barker — mantan kreator YouTube berusia 26 tahun yang film debutnya “Milk & Serial” dibuat dengan budget cuma $800 — “Obsession” mendapat nilai A- dari CinemaScore dan 94% di Rotten Tomatoes. Film ini mengadaptasi tropa “monkey’s paw” klasik: seorang pria yang menggunakan benda mistis untuk membuat wanita impiannya mencintainya, hanya untuk menyadari bahwa apa yang dia dapatkan jauh lebih mengerikan dari yang dia bayangkan.

Komposisi penonton “Obsession” juga menarik: 59% laki-laki dan 40% berusia antara 25-34 tahun — demografis yang biasanya tidak menjadi target utama film horor. Ini menunjukkan bahwa “Obsession” berhasil menarik audiens yang lebih luas dari genre horror konvensional.

“Satu weekend lagi, satu film horor low-budget berkualitas tinggi yang over-perform di box office,” kata David A. Gross dari FranchiseRe. Pola ini konsisten terlihat sepanjang 2026 — dari “The Super Mario Galaxy Movie” yang sukses besar hingga film-film indie seperti “The Drama” ($122 juta) dan “Materialists” ($107 juta).

Yang Lain di Box Office Weekend Ini

Di luar tiga besar, beberapa film juga mencatat performa menarik:

  • “Mortal Kombat II” jatuh ke posisi keempat dengan $13,4 juta — penurunan tajam 65% dari opening weekend. Total globalnya $101 juta dari biaya produksi $80 juta, angka yang membuat Warner Bros harus berpikir dua kali.
  • “Sheep Detective” (Amazon MGM) bertahan di posisi kelima dengan $9,3 juta di weekend keduanya, penurunan hanya 38%. Film misteri yang dibintangi Hugh Jackman ini sudah mengumpulkan $58,7 juta global dari budget $75 juta — masih perlu waktu untuk balik modal, tapi word-of-mouth positif membantu.
  • “In the Grey” karya Guy Ritchie mengecewakan di posisi kesembilan dengan cuma $3 juta. Film heist yang dibintangi Jake Gyllenhaal dan Henry Cavill ini dapat rating 46% di Rotten Tomatoes dan nilai B dari CinemaScore — sinyal buruk untuk performa jangka panjang.
  • Film konser Billie Eilish terjun bebas ke posisi ke-13 dengan cuma $800.000 di weekend kedua — penurunan 88% yang brutal dari opening $7,5 juta.

Summer 2026: Box Office 16% Lebih Tinggi dari Tahun Lalu

Yang patut dicatat: keseluruhan box office 2026 saat ini 16% lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2025, menurut data Comscore. Kombinasi film-film overperformer seperti “Michael”, “The Devil Wears Prada 2”, “The Super Mario Galaxy Movie”, dan “Project Hail Mary” menciptakan momentum positif yang tidak terlihat sejak sebelum pandemi.

Dan musim panas belum benar-benar dimulai. “Star Wars: The Mandalorian and Grogu” dijadwalkan tayang selama Memorial Day weekend akhir Mei ini — film teatrikal Star Wars pertama sejak The Rise of Skywalker pada 2019. Jika momentum saat ini berlanjut, summer 2026 bisa menjadi musim box office terkuat dalam satu dekade terakhir.

Kesimpulan

Box office Mei 2026 mengirim pesan jelas: penonton bioskop masih ada, mereka masih mau keluar rumah, dan mereka masih mau membayar tiket — asalkan filmnya bagus. “Michael” membuktikan bahwa daya tarik universal Michael Jackson belum pudar. “The Devil Wears Prada 2” membuktikan nostalgia yang dieksekusi dengan benar tetap laku. Dan “Obsession” membuktikan bahwa film horor low-budget dengan cerita cerdas masih bisa mengalahkan blockbusters berm budget ratusan juta.

Tiga film, tiga cerita sukses berbeda, satu kesimpulan yang sama: bioskop belum mati. Justru sedang bangkit.

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here