HomeAstronomiMars Punya Terowongan Raksasa Lebih Besar dari di Bumi — Ilmuwan Ciptakan...

Mars Punya Terowongan Raksasa Lebih Besar dari di Bumi — Ilmuwan Ciptakan Robot ‘Roly-Poly’ untuk Jelajahi

Date:

Related stories

Jadwal Tayang Monday Night Raw Malam Ini & Info Streaming

Jadwal Tayang Monday Night Raw Malam Ini & Info...

3 Grafik Bandingkan Misi Artemis dan Apollo

Lebih dari setengah abad setelah jejak pertama manusia mengukir...

3 Cek Wajib Setelah Deploy Cloudflare Pages

3 Cek Wajib Setelah Deploy Cloudflare Pages Proses pembangunan situs web modern yang mengandalkan arsitektur static site generation sering kali menghadapi

Zoneless Angular Resmi, Performa Web Makin Cepat

Mengenal Zoneless Angular: Revolusi Performa Web Ekosistem pengembangan frontend global...
spot_imgspot_img

Rover penjelajah Mars yang selama ini kita kenal seukuran bus sekolah. Besar, berat, dan canggih — tapi ada satu masalah fundamental: mereka tidak bisa masuk ke mana pun yang lebih sempit dari pintu garasi.

Padahal, di bawah permukaan Mars tersembunyi jaringan terowongan bawah tanah yang jauh lebih besar dari apa pun yang ada di Bumi. Dan belum satu pun robot pernah memasukinya.

Sekarang, sekelompok ilmuwan dari New Mexico Tech punya ide radikal: robot yang terinspirasi dari makhluk kecil yang sering kita temukan di kebun — kutu kayu atau pillbug — yang bisa meringkuk menjadi bola dan menggelinding masuk ke terowongan yang tak terjangkau rover.

Terowongan Misterius yang Belum Pernah Dijelajahi

Mars bukan hanya planet berbatu dengan permukaan kemerahan. Di bawah tanahnya, tersimpan sisa-sisa aktivitas vulkanik purba yang membentuk jaringan lava tube — terowongan alami yang tercipta saat lava mengalir dan mengeras.

Yang mengejutkan: lava tubes di Mars jauh lebih besar dari yang ada di Bumi. Para ilmuwan memperkirakan beberapa terowongan ini cukup besar untuk menampung seluruh kota. Ukurannya yang raksasa terjadi karena gravitasi Mars yang lebih rendah, memungkinkan struktur bawah tanah membentang lebih luas tanpa runtuh.

Terowongan-terowongan ini menjadi target eksplorasi paling menarik di Mars. Di bawah permukaan, suhu jauh lebih stabil, terlindung dari radiasi kosmik yang mematikan, dan terhindar dari badai debu yang sering melanda permukaan. Para ilmuwan meyakini, jika ada tanda-tanda kehidupan di Mars — atau tempat yang layak huni untuk koloni manusia masa depan — jawabannya ada di bawah tanah.

Masalahnya: belum pernah ada robot yang masuk ke sistem terowongan ini.

Robot “Roly-Poly” — Terinspirasi dari Kumbang Kayu

Konsep robot ini dikembangkan oleh Mostafa Hassanalian, associate professor di New Mexico Tech. Dalam studi yang dipublikasikan melalui Aerospace Research Central (AIAA ARC), tim Hassanalian merancang “roly-poly robot” — robot berguling yang terinspirasi dari cara pillbug (kumbang kayu atau kutu kayu) meringkuk menjadi bola saat merasa terancam.

Misi robot ini dimulai dengan cara yang cukup dramatis: diturunkan ke dalam terowongan melalui lubang di langit-langit gua menggunakan sistem parasut. Setelah mendarat di dasar terowongan, robot ini akan membuka diri dan memulai tugasnya.

“Rover seukuran bus sekolah. Itulah mengapa mereka tidak bisa masuk,” kata Hassanalian, menjelaskan keterbatasan metode eksplorasi konvensional.

Robot roly-poly dirancang untuk bergerak di dalam terowongan yang sempit dan tidak rata — lingkungan yang mustahil dijelajahi rover tradisional. Bentuknya yang bisa meringkuk memungkinkannya melewati celah-celah sempit dan tetap stabil di permukaan yang tidak rata.

Dandelion Drones — Probe Mini yang Terbang di Kegelapan

Bagian paling menarik dari konsep ini bukan robot utamanya — tapi apa yang dilahirkannya setelah mendarat.

Setelah sampai di dalam terowongan, robot roly-poly akan melepaskan ribuan probe mini yang disebut “dandelion drones”. Probe-probe ini terinspirasi dari biji dandelion yang tersebar oleh angin — ringan, kecil, dan dirancang untuk melayang mengikuti arus udara di dalam terowongan.

Misi mereka: menjelajahi setiap sudut terowongan, mengumpulkan data ilmiah, dan mengirimkan informasi kembali melalui sinyal radio.

Tapi bagaimana drone bisa beroperasi di kegelapan total bawah tanah Mars, tanpa sinar matahari?

Tim peneliti punya solusi cerdas: piezoelectricity. Probe dandelion drone dibuat dari polimer fleksibel yang menghasilkan listrik dari gerakan — setiap kali drone bergerak atau bergetar, polimer menghasilkan muatan listrik kecil. Konsep ini mirip dengan korek api piezoelektrik: tekanan mekanik diubah menjadi energi listrik.

Desain probe ini juga mengambil pelajaran dari alam. Para peneliti mengamati bahwa banyak biji tanaman yang bisa terbang — seperti dandelion — berwarna putih. Alasannya: warna putih memantulkan lebih banyak cahaya matahari, menjaga suhu tetap rendah, dan menjaga bobot tetap ringan. Prinsip yang sama diterapkan pada dandelion drones.

Tantangan: Tidak Ada yang Tahu Kondisi di Dalam Terowongan

Salah satu tantangan terbesar proposal ini adalah ketidaktahuan. Belum ada misi robotik yang pernah memasuki sistem terowongan Mars, jadi para ilmuwan tidak tahu pasti bagaimana kondisi udara, suhu, atau struktur di dalamnya.

Tim Hassanalian mengasumsikan bahwa lubang alami di langit-langit gua menciptakan ventilasi yang cukup untuk menggerakkan dandelion drones melalui arus udara. Tapi jika arus alami tidak cukup, desain ini sudah punya backup: kipas berdaya tinggi yang bisa membantu mendorong drone bergerak di dalam terowongan.

Ini bukan sekadar teori. Konsep roly-poly robot adalah bagian dari gelombang besar eksplorasi bawah tanah planet yang sudah dimulai di Bumi.

Dari Lanzarote ke Mars: Robot Sudah Mulai Dites di Gua Vulkanik

Sejak 2023, peneliti Eropa yang dipimpin oleh Space Robotics Laboratory di University of Malaga telah melakukan uji coba di dalam lava tubes di Lanzarote, Spanyol. Lokasi ini dipilih karena lingkungan vulkaniknya dianggap paling mirip dengan kondisi di Mars.

Tujuan tes: mengevaluasi sistem robotik yang mampu memetakan lingkungan vulkanik tertutup — latihan penting untuk misi Mars di masa depan. Tiga robot berbeda diuji di gua-gua Lanzarote, masing-masing dengan pendekatan unik untuk navigasi dan pemetaan bawah tanah.

Misi-misi ini adalah langkah konkret menuju eksplorasi bawah tanah Mars. Bukan lagi rencana di atas kertas — robot sudah mulai belajar menjelajahi gua.

Langit Mars Sudah Pernah Dijelajahi dari Udara

Di atas permukaan Mars, NASA sudah membuktikan bahwa penerbangan bertenaga di atmosfer Mars itu mungkin. Helikopter Ingenuity, yang menempel pada rover Perseverance, menyelesaikan 72 penerbangan — melampaui semua ekspektasi awal yang hanya merencanakan 5 penerbangan.

Tapi Ingenuity dirancang untuk terbang di atas permukaan, bukan di dalam gua. Atmosfer tipis Mars dan kondisi di dalam terowongan bawah tanah adalah dua tantangan yang sama sekali berbeda.

Roly-poly robot dan dandelion drones menawarkan pendekatan yang berbeda: bukan terbang di atmosfer Mars, tapi melayang di dalam terowongan yang lebih terlindung — dengan kondisi udara yang mungkin lebih bersahabat daripada permukaan.

Mengapa Semua Ini Penting?

Eksplorasi bawah tanah Mars bukan hanya soal memuaskan rasa ingin tahu ilmiah. Ini adalah langkah strategis menuju masa depan manusia di luar Bumi.

Lava tubes Mars menawarkan tiga hal yang tidak dimiliki permukaan planet:

Pertama, perlindungan. Di bawah tanah, radiasi kosmik dan UV yang mematikan disaring oleh lapisan batuan. Suhu jauh lebih stabil — tidak berfluktuasi drastis seperti di permukaan.

Kedua, potensi air. Beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan adanya es air yang tersimpan di sistem terowongan bawah tanah Mars. Jika dikonfirmasi, ini adalah sumber daya vital untuk misi manusia.

Ketiga, potensi kehidupan. Jika pernah ada kehidupan mikroba di Mars, lingkungan bawah tanah yang terlindung adalah tempat paling mungkin di mana ia bisa bertahan — atau meninggalkan fosil.

Robot roly-poly dan dandelion drones bukan hanya konsep eksplorasi. Mereka adalah kunci untuk membuka pintu yang selama ini tertutup — dan mungkin, suatu hari, menemukan jawaban atas pertanyaan terbesar umat manusia: apakah kita sendirian di alam semesta?

Sumber

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here