HomeGeneralBellingham Cetak Brace Kilat, Inggris Bungkam Meksiko 2-0 di 16 Besar Piala...

Bellingham Cetak Brace Kilat, Inggris Bungkam Meksiko 2-0 di 16 Besar Piala Dunia 2026

Date:

Related stories

Jude Bellingham Cetak Brace Kilat, Inggris Ungkuli Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Meksiko — Jude Bellingham tampil sebagai pahlawan Inggris pada...

Isopoda Raksasa Laut Dalam Curi Gen Tahan Lapar

Baik, saya sudah mendapatkan konten lengkap dari Science News....

Raul Jimenez Kembali dari Cedera Maut dan Pimpin Meksiko di Piala Dunia 2026

Raúl Jiménez kembali menjadi sorotan dunia sepak bola setelah...

Jorge Sánchez Jadi Sorotan Piala Dunia 2026, Prioritas Bertahan di Eropa

Saya tidak melihat artikel asli tentang Jorge Sánchez dalam...

Jorge Sánchez Bek Meksiko yang Bersinar di Piala Dunia 2026 dan Perburuan Transfernya

Pemain belakang tim nasional Meksiko, Jorge Sánchez, menjadi sorotan...
spot_imgspot_img

Jude Bellingham tampil sebagai pahlawan Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Gelandang Real Madrid itu mencetak dua gol dalam rentang waktu kurang dari tiga menit, membawa Three Lions meraih kemenangan 2-0 atas Meksiko dan melangkah ke perempat final.

Pertandingan yang digelar pada Senin dini hari WIB itu berlangsung sengit sejak peluit pertama. Inggris datang dengan skuat terbaiknya, menurunkan Harry Kane, Bellingham, dan Bukayo Saka sebagai trio lini depan. Sementara itu, Meksiko mengandalkan ketajaman Santiago Gimenez untuk membongkar pertahanan El Tri.

Brace Kilat Bellingham Guncang Meksiko

Momen decisive datang pada menit-menit krusial di babak pertama. Bellingham menerima umpan di area setengah akhir, kemudian melesak masuk ke kotak penalti Meksiko. Dengan satu sentuhan pertama yang sempurna, ia melepaskan tembakan yang tidak mampu diantisipasi kiper Meksiko. Gol pembuka itu mengubah dinamika pertandingan secara drastis.

Hanya dalam hitungan detik, Bellingham kembali menunjukkan instingnya. Bola hasil pressing tinggi dari lini depan Inggris mendarat di kakinya. Tanpa ragu, ia melepaskan tembakan dari jarak dekat yang kembali bersarang di sudut gawang. Dua gol dalam waktu kurang dari tiga menit — sebuah performa yang menunjukkan kelas dunia dari pemain berusia 23 tahun itu.

Brace kilat itu sontak membuat stadion bergemuruh. Bellingham berlari ke arah suporter Inggris dengan tangan terbentang, disambut sorak sorai ribuan pendukung Three Lions yang hadir di venue pertandingan.

Pickford Menyelamatkan Inggris dari Bahaya

Di balik dominasi Inggris, Meksiko sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Jordan Pickford, kiper utama Inggris, menunjukkan refleks luar biasa ketika menghadapi ancaman dari serangan balik El Tri. Penyelamatan elite Pickford menjadi titik balik yang menjaga keunggulan Inggris tetap aman hingga turun minum.

Performa Pickford kali ini membuktikan bahwa posisi nomor satu di bawah mistar Inggris bukan sekadar formalitas. Ia tampil sigap, terutama dalam mengantisipasi bola-bola silang dan tembakan jarak jauh yang menjadi senjata khas Meksiko.

Susunan Pemain dan Taktik Kedua Tim

Pelatih Inggris Gareth Southgate membuat beberapa keputusan menarik untuk laga ini. Selain menurunkan Kane dan Bellingham sebagai starter, kehadiran Jarrad Quansah di lini belakang menjadi kejutan dalam susunan pemain starting eleven. Quansah dipercaya mengisi pos pertahanan yang sebelumnya diragukan karena faktor kebugaran.

Di sisi lain, Meksiko datang dengan formasi yang lebih defensif. Pelatih El Tri menekankan disiplin bertahan untuk menghadapi kreativitas lini depan Inggris, khususnya Bellingham yang sepanjang turnamen bermain sangat impresif sebagai playmaker sekaligus pencetak gol.

Strategi Meksiko terlihat jelas pada 20 menit pertama: mereka bermain compact di zona tengah, menutup ruang gerak Bellingham, dan mencoba menyerang lewat sayap. Namun brace kilat Bellingham memaksa Meksiko membuka formasi dan mengambil risiko lebih besar — sesuatu yang justru merugikan mereka.

Bellingham dan Ancaman Skorsing

Di balik performa gemilangnya, Bellingham sebenarnya memasuki turnamen ini dengan beban tersendiri. Sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, namanya masuk dalam daftar 11 pemain yang terancam skorsing akibat akumulasi kartu. Setiap pelanggaran yang berpotensi kartu kuning akan menempatkannya pada posisi berbahaya.

Namun sejauh ini, Bellingham berhasil menjaga disiplin. Ia bermain agresif tanpa harus melanggar aturan, membuktikan bahwa kedewasaan bermainnya telah berkembang signifikan sejak tampil di turnamen-turnamen sebelumnya.

Inggris Melaju ke Perempat Final

Kemenangan 2-0 ini memastikan tiket Inggris ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Performa kolektif Three Lions pada laga ini menunjukkan keseimbangan antara pertahanan solid dan serangan yang mematikan. Kombinasi Kane sebagai target man, Saka di sayap kanan yang lincah, dan Bellingham sebagai mesin kreativitas di tengah lapangan menjadi formula yang sulit dibendung lawan.

Dengan hasil ini, Inggris tinggal menunggu hasil pertandingan 16 besar lainnya untuk mengetahui siapa lawan mereka di perempat final. Skuat asuhan Southgate kini menatap peluang untuk melaju lebih jauh, dengan Bellingham sebagai motor utama yang sedang dalam performa puncak.

Meksiko harus menerima kenyataan bahwa perjalanan mereka berakhir di babak 16 besar. El Tri tampil gigih, namun ketajaman finishing Inggris — terutama dari kaki Bellingham — terbukti terlalu sulit diatasi. Santiago Gimenez dan rekan-rekannya pulang dengan kepala tegak setelah berjuang hingga menit terakhir, meski tanpa berhasil menembus pertahanan Pickford dan kawan-kawan.

Referensi: BBC, FOX Sports, Los Angeles Times, www.beritasatu.com

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here