Jakarta – Ajang otomotif bergengsi Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali menjadi panggung bagi raksasa kendaraan listrik dunia, BYD. Dalam gelaran tahun ini, BYD tidak hanya memamerkan lini kendaraan terbarunya, tetapi juga mendemonstrasikan evolusi teknologi ekosistem kendaraan listrik (EV) yang semakin canggih.
Salah satu sorotan utama di booth BYD adalah diperkenalkannya teknologi Megawatt Charging System. Sistem pengisian daya super cepat ini didukung oleh Super e-Platform yang mampu menangani tegangan hingga 1.000V. Teknologi ini digadang-gadang akan menjadi solusi atas kekhawatiran durasi pengisian daya yang selama ini menjadi isu dalam adopsi kendaraan listrik.
Inovasi Chip Silicon Carbide
Selain sistem charging, BYD juga memamerkan pengembangan chip Silicon Carbide (SiC) 1.500V. Penggunaan material semikonduktor canggih ini memungkinkan efisiensi energi yang jauh lebih tinggi dan performa mesin yang lebih optimal dibandingkan teknologi silikon konvensional.
“Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya BYD untuk menumbuhkan ekosistem kendaraan listrik yang relevan, inklusif, dan tumbuh bersama masyarakat Indonesia,” ujar Luther, perwakilan BYD dalam keterangannya di IIMS 2026.
Komitmen untuk Pasar Indonesia
Kehadiran teknologi mutakhir ini menegaskan keseriusan BYD dalam menggarap pasar otomotif tanah air. Dengan infrastruktur pengisian daya yang lebih cepat dan efisiensi kendaraan yang lebih baik, BYD berharap dapat mempercepat transisi masyarakat Indonesia menuju era mobilitas ramah lingkungan.
Bagi Anda yang penasaran dengan kecanggihan teknologi ini, booth BYD di IIMS 2026 wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda akhir pekan ini.

