HomeSainsTerobosan Fisika 2026: Mengukur Gravitasi Kuantum dengan Massa Terkecil dalam Sejarah

Terobosan Fisika 2026: Mengukur Gravitasi Kuantum dengan Massa Terkecil dalam Sejarah

Date:

Related stories

Trailer ‘Everybody Digs Bill Evans’ Resmi Dirilis: Anders Danielsen Lie sebagai Bill Evans

Trailer Pertama "Everybody Digs Bill Evans" Resmi Dirilis Modern Films...

Meteorit yang Jatuh di New Jersey Mengandung ‘Kimia Dunia Alien’

Meteorit CM1/2 carbonaceous chondrite yang jatuh di New Jersey Juli 2024 mengandung molekul prebiotik dan cairan asin yang disebut para ilmuwan sebagai 'ki

Seberapa Volatil Saham AS di Luar Jam Bursa?

Pergerakan harga saham di bursa Amerika Serikat pada sesi...

Pack Booster Pokémon TCG Pitch Black Resmi Diluncurkan di Amazon

Pack Booster Pokémon TCG Pitch Black Resmi Diluncurkan di...

Demo Lancar, Production Hancur: Kenapa AI Agent Gagal di Dunia Nyata

57% Perusahaan Sudah Jalankan AI Agent di Production, Tapi...

Southampton, Inggris — Fisikawan telah mencapai tonggak sejarah baru dalam upaya menyatukan dua teori besar fisika: mekanika kuantum dan relativitas umum. Sebuah tim peneliti internasional yang dipimpin oleh University of Southampton berhasil mendeteksi tarikan gravitasi lemah pada partikel mikroskopis yang melayang, massa terkecil yang gravitasinya pernah diukur dalam sejarah.

Eksperimen yang Menentang Batas

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal *Science Advances*, para ilmuwan menggunakan teknik levitasi magnetik untuk mengisolasi partikel magnet kecil di dalam lingkungan yang sangat dingin (hampir nol mutlak). Dengan meminimalkan gangguan eksternal seperti getaran dan medan listrik, mereka mampu mengukur tarikan gravitasi partikel tersebut yang sangat lemah—hanya sebesar 30 atto-Newton.

“Kami berhasil mengukur sinyal gravitasi dari massa yang ribuan kali lebih kecil dari yang pernah diukur sebelumnya,” ujar Dr. Tim Fuchs dari University of Southampton. Temuan ini membawa kita selangkah lebih dekat untuk memahami bagaimana gravitasi bekerja pada skala kuantum.

Menuju Teori Segala Sesuatu (Theory of Everything)

Selama satu abad, fisikawan berjuang untuk mendamaikan teori gravitasi Einstein (yang mengatur benda-benda besar seperti bintang dan galaksi) dengan mekanika kuantum (yang mengatur partikel subatomik). Keduanya bekerja sangat baik di domain masing-masing, tetapi bertentangan ketika digabungkan.

Eksperimen ini membuka pintu untuk menguji apakah gravitasi itu sendiri memiliki sifat kuantum. Jika gravitasi terbukti berperilaku seperti partikel kuantum lainnya, ini akan menjadi kunci untuk membangun “Teori Segala Sesuatu” yang telah lama dicari.

Teknologi Masa Depan

Selain implikasi teoritis, teknik pengukuran presisi tinggi yang dikembangkan dalam eksperimen ini juga dapat memicu inovasi sensor baru. Teknologi ini berpotensi digunakan untuk navigasi presisi, eksplorasi mineral bawah tanah, dan pemantauan aktivitas seismik dengan akurasi yang belum pernah ada sebelumnya.

Sumber:
– University of Southampton
– Science Advances Journal
– Leiden University

Tim Redaksi
Tim Redaksihttps://indfir.com
Tim editorial Indfir.com - berkomitmen menyajikan informasi teknologi, sains, dan ekonomi digital yang akurat dan mendalam.

Latest stories

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here