HomeTeknologiChatGPT Down Secara Global, OpenAI Masih Selidiki Penyebab Gangguan

ChatGPT Down Secara Global, OpenAI Masih Selidiki Penyebab Gangguan

Date:

Related stories

Jadwal Tayang Monday Night Raw Malam Ini & Info Streaming

Jadwal Tayang Monday Night Raw Malam Ini & Info...

3 Grafik Bandingkan Misi Artemis dan Apollo

Lebih dari setengah abad setelah jejak pertama manusia mengukir...

3 Cek Wajib Setelah Deploy Cloudflare Pages

3 Cek Wajib Setelah Deploy Cloudflare Pages Proses pembangunan situs web modern yang mengandalkan arsitektur static site generation sering kali menghadapi

Zoneless Angular Resmi, Performa Web Makin Cepat

Mengenal Zoneless Angular: Revolusi Performa Web Ekosistem pengembangan frontend global...
spot_imgspot_img

Jakarta, indfir.com — Layanan ChatGPT mengalami gangguan global pada Jumat pagi, 29 Mei 2026. Pengguna di berbagai negara melaporkan ketidakmampuan mengakses chatbot AI milik OpenAI, baik melalui versi web maupun aplikasi.

Gangguan Terdeteksi Sejak Pagi

Berdasarkan laporan pengguna di situs Downdetector, gangguan ChatGPT mulai terdeteksi sekitar pukul 09.57 WIB dengan 125 laporan awal. Dalam hitungan menit, angka laporan melonjak hingga 315 pada pukul 10.12 WIB.

Data Downdetector menunjukkan bahwa 88 persen pengguna tidak bisa mengakses layanan ChatGPT sama sekali, 6 persen mengalami masalah pada website, dan 3 persen sisanya tidak bisa membuka versi web dari chatbot tersebut.

OpenAI Konfirmasi Masalah

OpenAI secara resmi mengonfirmasi adanya gangguan melalui laman status mereka.

"Saat ini kami sedang mengalami masalah," tulis OpenAI. "Pengguna mungkin akan menghadapi masalah saat memakai ChatGPT, login, atau membuat akun baru."

Perusahaan asal Amerika Serikat itu juga menyebutkan bahwa tim teknis tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari gangguan global ini. Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai akar masalah atau estimasi waktu perbaikan.

ChatGPT: Salah Satu Layanan AI Terpopuler di Dunia

ChatGPT merupakan salah satu layanan kecerdasan buatan paling populer saat ini. Diperkirakan ratusan juta pengguna aktif memanfaatkan layanan ini untuk berbagai keperluan — mulai dari penulisan konten, pemrograman, riset, hingga analisis data.

Gangguan pada layanan ini berdampak signifikan terhadap produktivitas pengguna individu maupun perusahaan yang mengintegrasikan API OpenAI ke dalam sistem mereka.


Berita Teknologi Lainnya Hari Ini

Komdigi Pastikan Registrasi SIM Card Pakai Wajah Mulai 1 Juli 2026

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan bahwa registrasi SIM card menggunakan teknologi face recognition atau pengenalan wajah akan berlaku nasional mulai 1 Juli 2026.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menyebutkan bahwa uji coba selama lima bulan sejak Januari 2026 telah mencatat 1,7 juta proses registrasi biometrik yang berjalan lancar.

Xiaomi 17T dan 17T Pro Resmi Masuk Indonesia 2 Juni

Xiaomi akan membawa seri 17T ke pasar Indonesia pada 2 Juni 2026. Harga global Xiaomi 17T Pro dimulai dari sekitar Rp 15,5 juta.

Waspada: 250 Aplikasi Android Palsu Sedot Saldo Pengguna

Firma keamanan siber Zimperium mengungkap operasi penipuan siber berskala besar yang memanfaatkan hampir 250 aplikasi Android palsu.

Era Baru Debt Collector AI: Warga Mulai Diteror Telepon Robot

Di Amerika Serikat, industri penagihan utang semakin banyak menggunakan agen AI otomatis.

Referensi

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here