HomeTeknologiMobil Terbang dan Robot XPeng Segera Jadi Kenyataan: "Fiksi Ilmiah yang Terwujud"...

Mobil Terbang dan Robot XPeng Segera Jadi Kenyataan: “Fiksi Ilmiah yang Terwujud” di WGS 2026

Date:

Related stories

Laba Kuartal I Dorong Pasar Saham ke Rekor Baru

Lonjakan laba perusahaan pada kuartal pertama tahun ini telah...

Danny Boyle Bidik Syuting Film Ketiga 28 Days Later 2027

Danny Boyle Bidik Syuting Film Ketiga 28 Days Later...

Status Nemesis Season 2 di Netflix: Tayang atau Batal?

Para penggemar serial Nemesis di Indonesia maupun penonton global...

Teleskop Webb Ungkap Detail Galaksi Spiral Terdekat

Teleskop Webb Ungkap Detail Galaksi Spiral Terdekat Badan Antariksa Amerika...
spot_imgspot_img

DUBAI* – Dalam ajang bergengsi World Governments Summit (WGS) 2026 di Dubai, Dr. Hongdi Brian Gu, Wakil Ketua dan Presiden *XPeng, menyampaikan kabar yang mengejutkan dunia teknologi dan transportasi. Teknologi yang selama ini hanya kita lihat dalam film fiksi ilmiah—mobil terbang dan robot humanoid—kini siap beralih ke tahap penyebaran dunia nyata.

Dalam wawancara eksklusif dengan Euronews di sela-sela KTT tersebut, Gu menegaskan bahwa kemajuan pesat dalam kecerdasan buatan (AI) telah menjadi pendorong utama revolusi ini. “Apa yang kita lihat dalam 12 hingga 18 bulan terakhir adalah munculnya kekuatan AI di ruang mobilitas,” ujarnya.

Land Aircraft Carrier: Mobil Terbang untuk Konsumen

Salah satu sorotan utama adalah konfirmasi mengenai jadwal peluncuran “Land Aircraft Carrier” (Kapal Induk Darat) milik anak perusahaan mereka, XPeng AeroHT. Gu mengungkapkan bahwa kendaraan revolusioner ini ditargetkan untuk mulai dikirimkan ke konsumen pada paruh kedua tahun ini.

“Perusahaan mobil terbang kami sebenarnya bertujuan untuk meluncurkan produk nyata ke konsumen akhir pada paruh kedua tahun ini,” kata Gu. “Anda mungkin akan melihat mobil terbang nyata dikerahkan di berbagai wilayah di China.”

Kendaraan ini unik karena desain modularnya: sebuah “mothership” (induk) beroda enam yang dapat membawa drone penumpang dua kursi di bagasinya. Mothership ini berfungsi sebagai stasiun pengisian daya dan transportasi darat jarak jauh, sementara modul udara dapat lepas landas secara vertikal untuk penerbangan jarak pendek.

Yang mengejutkan adalah harganya. Gu memperkirakan paket komersial pertama ini akan dibanderol kurang dari 2 juta RMB, atau sekitar di bawah US$300.000 (sekitar Rp4,7 miliar). Angka ini relatif terjangkau untuk teknologi penerbangan perintis dibandingkan dengan helikopter pribadi konvensional.

Era “Physical AI” dan Robot Humanoid

Visi XPeng tidak berhenti di langit. Gu menjelaskan konsep “Physical AI” (AI Fisik)—sebuah ekosistem di mana chip semikonduktor in-house, model bahasa besar (LLM), dan pemrosesan data skala besar menjadi fondasi bagi mesin cerdas yang berinteraksi dengan dunia fisik.

Teknologi yang sama yang menggerakkan mobil listrik dan mobil terbang mereka juga diterapkan pada robot humanoid*. Gu mengonfirmasi bahwa robot humanoid XPeng juga ditargetkan untuk *produksi massal pada akhir tahun 2026.

“Robot humanoid kami ditujukan untuk diproduksi secara massal juga pada akhir tahun ini,” jelasnya. “Dan akan digunakan di toko-toko kami, gedung perkantoran kami, serta sebagai pemandu wisata pabrik kami.”

Tantangan Regulasi dan Keselamatan

Menanggapi kekhawatiran mengenai keselamatan, Gu menekankan bahwa perusahaan menggunakan teknologi yang sudah teruji dan lingkungan yang terkontrol selama fase penyebaran awal. Sistem propulsi pengangkatan langsung yang digunakan memiliki banyak redundansi keselamatan.

Selain itu, operasi awal akan dilakukan di area yang diatur, termasuk zona terbang yang ditentukan di luar pusat kota. “Ini sebenarnya sangat mudah dikemudikan dan juga sangat cerdas,” tambahnya. “Lepas landas dan mendarat dapat diotomatisasi.”

Persetujuan regulasi tetap menjadi prasyarat utama. Saat ini, XPeng sedang dalam proses mendapatkan persetujuan dari otoritas penerbangan di China. Gu optimis bahwa keberhasilan penerapan di China akan memberikan kepercayaan bagi pasar internasional.

Masa Depan Mobilitas 3 Dimensi

Kehadiran mobil terbang dan robot ini menandai pergeseran fundamental dalam cara manusia bergerak dan hidup. Kita sedang menuju transisi dari perjalanan dua dimensi (jalan raya) ke perjalanan tiga dimensi (udara).

“Saya pikir kita sebenarnya berada pada periode sejarah yang sangat transformatif,” pungkas Gu. “Semua ini akan secara dramatis mengganggu cara hidup dan mobilitas seperti yang kita kenal.”


Dilansir dari Euronews dan PR Newswire.

Baca juga:
XPeng AeroHT Land Aircraft Carrier (Official)
World Governments Summit 2026
Apa itu eVTOL? (Wikipedia)

Tim Redaksi
Tim Redaksihttps://indfir.com
Tim editorial Indfir.com - berkomitmen menyajikan informasi teknologi, sains, dan ekonomi digital yang akurat dan mendalam.

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here