HomeTrading & KriptoSaylor Beri Sinyal Pembelian Bitcoin Baru, Strategy Siap Tambah Stok BTC yang...

Saylor Beri Sinyal Pembelian Bitcoin Baru, Strategy Siap Tambah Stok BTC yang Kini Capai 818.000 Koin

Date:

Related stories

Danny Boyle Bidik Syuting Film Ketiga 28 Days Later 2027

Danny Boyle Bidik Syuting Film Ketiga 28 Days Later...

Status Nemesis Season 2 di Netflix: Tayang atau Batal?

Para penggemar serial Nemesis di Indonesia maupun penonton global...

Teleskop Webb Ungkap Detail Galaksi Spiral Terdekat

Teleskop Webb Ungkap Detail Galaksi Spiral Terdekat Badan Antariksa Amerika...

Sisi Dekat Bulan: Wajah yang Selalu Menghadap Bumi

Setiap malam, jutaan pasang mata di Indonesia dan seluruh...
spot_imgspot_img

Saylor Beri Sinyal Pembelian Bitcoin Baru, Strategy Siap Tambah Stok BTC yang Kini Capai 818.000 Koin

Ketua Strategy (sebelumnya MicroStrategy) Michael Saylor kembali memberi sinyal bahwa perusahaan akan membeli lebih banyak Bitcoin dalam pekan ini. Melalui postingan “Big Dot Energy” di X pada Minggu, 18 Mei 2026, Saylor menyertakan grafik gelembung yang melacak akumulasi BTC perusahaan selama hampir enam tahun terakhir — pola yang secara konsisten muncul tepat sebelum pembelian korporat baru.

Sinyal ini menambah posisi Strategy yang saat ini memegang 818.869 Bitcoin, dengan nilai pasar sekitar $67,2 miliar pada harga $77.996,91 per koin. Jika pembelian pekan ini terealisasi, Strategy akan memperkuat posisinya sebagai pemegang Bitcoin korporate terbesar di dunia.

Selain sinyal pembelian, Saylor dan akun resmi Strategy secara gencar mendorong pemegang saham ritel — yang menguasai 80% saham preferen perpetual STRC (Stretch) — untuk memberikan suara dalam proxy yang akan mengubah jadwal dividen dari bulanan menjadi semi-bulanan. Perusahaan mengklaim perubahan ini akan mengurangi keterlambatan reinvestasi, meningkatkan likuiditas, dan menstabilkan harga. Batas waktu voting adalah 8 Juni 2026, dan Strategy telah menjadwalkan sesi Q&A langsung dengan Saylor dan CEO Phong Le pada 20 Mei.

Namun, sejarah menunjukkan partisipasi ritel dalam proxy voting cenderung rendah. Data Harvard Law School Forum on Corporate Governance mencatat bahwa investor ritel secara konsisten hanya memberikan suara sekitar 29% dari saham yang mereka miliki dalam lima musim voting terakhir, dibandingkan 77% untuk pemegang institusional.

Broker Besar Jepang Bersiap Luncurkan Reksa Dana Kripto

Perkembangan signifikan datang dari Jepang, di mana tiga broker terbesar — SBI Securities, Rakuten Securities, dan Nomura — tengah mempersiapkan peluncuran reksa dana kripto untuk investor ritel. Langkah ini akan mengubah cara masyarakat Jepang mengakses aset digital secara fundamental.

SBI Securities berencana menjual produk yang dikembangkan secara in-house oleh SBI Global Asset Management, mencakup ETF dan reksa dana yang berfokus pada aset likuid seperti Bitcoin dan Ethereum. Rakuten Securities mengambil pendekatan serupa, dengan produk yang bisa diperdagangkan langsung melalui aplikasi smartphone.

Saat ini, investor Jepang harus membuka akun exchange khusus atau mengatur wallet untuk membeli kripto. Dengan reksa dana kripto, eksposur aset digital bisa didapat melalui akun sekuritas yang sudah ada — menghilangkan barrier utama bagi partisipasi ritel.

Nomura dan Daiwa juga mengumumkan rencana mengembangkan reksa dana kripto dalam grup mereka, sementara SMBC Group membentuk task force lintas grup untuk mengevaluasi opsi. SMBC Nikko dan Asset Management One (Mizuho Financial Group) juga mulai melakukan eksplorasi awal.

Langkah ini sejalan dengan rencana Financial Services Agency Jepang untuk merevisi aturan Investment Trust Act pada 2028, yang secara formal akan menambahkan cryptocurrency ke daftar aset yang bisa dipegang reksa dana. Jepang juga dilaporkan mempertimbangkan perubahan aturan yang memungkinkan ETF kripto spot mulai 2028, dengan SBI Holdings sudah merencanakan ETF Bitcoin-XRP ganda dan ETF emas-kripto.

Bank Terbesar Italia Gandakan Holding Kripto Jadi $235 Juta

Intesa Sanpaolo, bank terbesar Italia, lebih dari dua kali lipat eksposur kriptonya di kuartal pertama 2026. Holding naik dari sekitar $100 juta di akhir 2025 menjadi sekitar $235 juta per 31 Maret 2026.

Pertumbuhan ini didorong oleh penambahan posisi Bitcoin melalui ARK 21Shares BTC ETF dan BlackRock iShares Bitcoin Trust ETF. Bank ini juga masuk Ethereum untuk pertama kalinya melalui BlackRock iShares Staked Ethereum Trust dan mengambil posisi baru di Ripple XRP via Grayscale XRP Trust ETF senilai sekitar $26 juta.

Yang menarik, Intesa juga membuka posisi baru dalam opsi call iShares Bitcoin Trust — langkah derivatives pertama bank di ruang kripto. Bank mengkonfirmasi bahwa posisi kripto dipegang untuk tujuan proprietary trading. Di sisi lain, bank justru mengurangi holding Solana secara drastis, dari 266.320 lembar menjadi hanya 2.817 — hampir exit total.

Bernstein: Figure Technology Buktikan Keunikan Marketplace Blockchain

Analis Bernstein menyebut laporan keuangan kuartal pertama Figure Technology Solutions (FIGR) menunjukkan bahwa fintech ini menjadi perusahaan yang unik di antara marketplace blockchain. Laporan earnings 11 Mei 2026 secara signifikan melampaui estimasi Wall Street, baik dalam revenue maupun EBITDA.

Figure membangun ekosistem capital market berbasis blockchain yang mengubah aset kredit dunia nyata menjadi instrumen blockchain-native yang bisa diperdagangkan, didanai, dan difinansiasi lebih efisien. Analis Bernstein memperkirakan FIGR akan mengejutkan investor dengan cara kerjanya yang berbeda dari platform fintech lending berbasis balance sheet.

“Data blockchain live FIGR mengindikasikan rekor Q2 yang akan datang,” tulis analis Bernstein dalam catatan kepada klien. “Seiring pasar semakin efisien dalam melacak data volume blockchain live, kami percaya harga saham FIGR akan menjadi cerminan real-time dari volume pinjaman blockchain.”

Bernstein memperkirakan pasar kredit yang bisa ditokenisasi bernilai sekitar $4 triliun secara global — mencakup mortgage, auto loan, HELOC, dan pinjaman usaha kecil. Namun pasar kredit ter-tokenisasi saat ini baru bernilai sekitar $5,14 miliar, menunjukkan gap besar antara adopsi saat ini dan peluang jangka panjang.

THORChain Luncurkan Portal Pemulihan Setelah Eksploitasi $10 Juta

THORChain mengkonfirmasi eksploitasi senilai $10 juta dan meluncurkan portal pemulihan bagi pengguna yang terdampak. Serangan terdeteksi pada 02:14 UTC 11 Mei, ketika operator node menandai transaksi outbound yang anomali. Trading dan penandatanganan outbound dihentikan dalam delapan menit.

Total, penyerang menguras 36,75 BTC (senilai sekitar $3 juta) dan sekitar $7 juta dalam token di BNB Chain, Ethereum, dan Base — mengenai 12.847 wallet di empat chain. Portal pemulihan memberi pengguna jalur self-custodial untuk mencabut persetujuan token berbahaya dan mengajukan klaim refund yang didukung pool refund dari treasury protokol senilai $10 juta.

Pengguna terdampak memiliki 21 hari untuk mengajukan klaim. Jendela refund ditutup pada 4 Juni, setelah itu alokasi yang tidak diklaim akan masuk ke dana asuransi protokol.

Implikasi untuk Investor Indonesia

Rangkaian perkembangan ini menunjukkan percepatan adopsi institusional yang sulit diabaikan. Sinyal pembelian Strategy menambah bullish sentiment jangka panjang, sementara masuknya broker Jepang dan bank Italia mengkonfirmasi bahwa arus utama keuangan global sedang membangun infrastruktur kripto secara serius.

Untuk trader Indonesia, beberapa hal perlu diperhatikan: harga Bitcoin yang bergerak di sekitar $78.000 masih berada dalam konsolidasi, dengan support kunci di $75.000 dan resistance di $82.000. Volume institusional yang meningkat — terutama dari ETF — cenderung memberikan stabilitas lebih, namun juga berarti koreksi bisa lebih terkoordinasi.

Regulasi kripto di Indonesia sendiri masih dalam tahap penyempurnaan oleh Bappebti dan OJK. Adopsi global yang semakin masif akan menambah tekanan untuk kerangka regulasi yang jelas dan mendukung inovasi.

Disclaimer: Artikel ini bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi. Pasar kripto bersifat volatil dan berisiko tinggi.

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here