HomeGeneralAlex Pereira Dihancurkan Ciryl Gane via KO di UFC White House, Mimpi...

Alex Pereira Dihancurkan Ciryl Gane via KO di UFC White House, Mimpi Tiga Divisi Buyar

Date:

Related stories

Trailer Heartstopper Forever Rilis Selasa, Poster Baru

Netflix kembali membuat penggemar serial remaja favorit dunia menahan...

Angin Aneh Ungkap Aktivitas Magnetik Terkuat di Exoplanet

Penemuan Bersejarah: Medan Magnet Exoplanet Terungkap Lewat Angin Super...

KIP Kuliah 2026 Jalur Mandiri Resmi Dibuka, Wajib Terdaftar DTKS Kemensos

Jakarta - Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026 jalur...

Toy Story 5 Raih $275 Juta di Box Office Global meski Kritik Campur Aduk

Toy Story 5 resmi menjadi film dengan pembukaan box...

Konrad Laimer Sepakat Perpanjang Kontrak dengan Bayern Munich

Saya tidak menemukan artikel sumber tentang Konrad Laimer yang...
spot_imgspot_img

Petarung asal Prancis, Ciryl Gane, berhasil menghentikan ambisi Alex Pereira untuk menjadi juara tiga divisi sekaligus dalam sejarah UFC. Pada ajang UFC White House yang berlangsung di Washington, D.C., Minggu (15/6) waktu setempat, Gane meraih kemenangan knockout atas Pereira dalam perebutan gelar interim heavyweight. Hasil ini sekaligus membuka jalan bagi rematch antara Gane dan juara sejati Tom Aspinall.

Jalannya Pertarungan di UFC White House

Acara UFC White House merupakan bagian dari perayaan UFC Freedom 250, sebuah event spesial yang digelar di ibu kota Amerika Serikat. Laga antara Pereira dan Gane menjadi co-main event yang paling dinantikan, mempertemukan dua striker elite di kelas heavyweight.

Pereira, yang dikenal dengan tinju mematikan dan kemampuan kickboxing tingkat dunia, masuk sebagai favorit. Rekor impresionisnya di kelas middleweight dan light heavyweight membuat banyak pihak mempercayai bahwa ia bisa menambah satu sabuk juara lagi dari divisi ketiga. Namun, Gane memiliki rencana berbeda malam itu.

Sepanjang pertarungan, Gane menunjukkan perbaikan signifikan dalam permainan striking dan movement. Petarung berjulukan “Bon Gamin” itu mampu menjaga jarak dan menghindari serangan berbahaya Pereira. Kecepatan tangan dan akurasi tendangan Gane terbukti menjadi masalah besar bagi sang juara Brasil.

Puncaknya datang ketika Gane berhasil mendaratkan serangkaian pukulan bersih yang membuat Pereira goyah. Wasat tidak punya pilihan selain menghentikan pertarungan, memberikan kemenangan KO bagi Gane dan gelar interim heavyweight pertamanya di UFC.

Mimpi Tiga Divisi Pereira Kandas

Kekalahan ini menjadi pukulan keras bagi ambisi Pereira untuk membuat sejarah sebagai petarung pertama yang memegang sabuk juara di tiga divisi berbeda secara simultan. Sebelumnya, ia telah membuktikan dominasi di kelas middleweight dan light heavyweight, bahkan mengalahkan legenda seperti Israel Adesanya dan Jiří Procházka.

Banyak analis dan petarung lain yang memprediksi Pereira akan melanjutkan rentetan kemenangannya. Bahkan sebelum pertarungan, petarung seperti Jiří Procházka dan Gable Steveson memberikan opini mereka tentang siapa yang akan menang, dengan beberapa di antaranya justru memilih Gane sebagai pemenang — prediksi yang terbukti akurat.

Bagi Pereira, ini bukan sekadar kekalahan biasa. Ini adalah kekalahan kedua berturut-turut dari Gane, setelah sebelumnya juga kalah di pertemuan pertama mereka. Dominasi Gane atas Pereira menunjukkan bahwa gaya bertarung sang Prancis memang menjadi nightmare tersendiri bagi mantan juara kickboxing tersebut.

Rematch Aspinall Menanti

Dengan kemenangan ini, Gane secara otomatis menempatkan dirinya sebagai penantang utama bagi Tom Aspinall, juara heavyweight sejati yang sedang menanti pemenang dari laga interim ini. Sebelumnya, Aspinall dan Gane sudah pernah bertarung, dan hasil kali ini memberikan Gane kesempatan untuk membalas kekalahan tersebut.

Seorang petarung yang ikut berkomentar menyatakan bahwa Gane baru saja mengubah segalanya dengan kemenangan ini. Kalimat tersebut merujuk pada fakta bahwa Gane kini berada dalam posisi yang sangat kuat untuk menuntut rematch melawan Aspinall, sebuah pertarungan yang bisa menjadi superfight di kelas heavyweight.

Promosi UFC kemungkinan besar akan memfasilitasi laga tersebut dalam waktu dekat, mengingat storyline yang terbangun secara natural. Aspinall yang saat ini memegang gelar tak terbantahkan akan menghadapi tekanan untuk membuktikan bahwa ia masih yang terbaik di divisi heavyweight.

Reaksi Dunia MMA

Kemenangan Gane sontak menjadi perbincangan hangat di komunitas MMA dunia. Media-media besar seperti MMA Fighting, Yahoo Sports, dan MMA Junkie memberikan coverage khusus untuk pertarungan ini. Para petarung UFC lainnya turut memberikan reaksi melalui media sosial, dengan banyak yang menyatakan terkejut dengan dominasi Gane.

Beberapa petarung top seperti Jiří Procházka dan Gable Steveson yang sebelumnya diminta prediksi mereka ternyata ada yang memilih Gane sebagai pemenang. Hal ini menunjukkan bahwa di balik Pereira yang terlihat dominan, ada pihak-pihak yang memang melihat celah dalam gaya bertarungnya yang bisa dieksploitasi oleh striker teknis seperti Gane.

Event UFC White House secara keseluruhan dinilai sukses, dengan pertarungan Pereira vs Gane menjadi salah satu highlight utama. Perayaan UFC Freedom 250 ini memberikan momen bersejarah bagi organisasi tersebut, meskipun salah satu cerita utamanya adalah kekalahan dari salah satu bintang terbesar mereka.

Tantangan ke Depan

Bagi Pereira, jalan kembali ke puncak kini menjadi lebih terjal. Ia perlu mengevaluasi strateginya dan mungkin mempertimbangkan untuk turun kembali ke divisi yang lebih familiar, di mana ia telah membuktikan dominasi. Namun, karakter seorang juara akan terlihat dari bagaimana ia bangkit dari kekalahan ini.

Sementara itu, Gane kini berada di puncak kariernya. Dengan teknik striking yang semakin matang dan kepercayaan diri yang melonjak, ia siap menghadapi tantangan berikutnya melawan Aspinall. Jika berhasil memenangkan rematch tersebut, nama Gane akan tercatat sebagai salah satu heavyweight terbaik di era ini.

UFC White House mungkin akan dikenang sebagai malam ketika hierarki kelas heavyweight berubah total. Pereira yang terlihat tak terbendung akhirnya menemukan batasnya, sementara Gane membuktikan bahwa ia adalah kekuatan yang harus diperhitungkan di puncak divisi.

Referensi: UFC.com, MMA Fighting, Yahoo! Sports UK, www.mmafighting.com

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here