HomeGeneralMuslera Piala Dunia 2026: Permintaan Status Legenda Ditolak FIFA

Muslera Piala Dunia 2026: Permintaan Status Legenda Ditolak FIFA

Date:

Related stories

Portugal vs RD Kongo Piala Dunia 2026: Ronaldo Fit Penuh, Incar Gelar Pertama

Portugal membuka kampanye Piala Dunia 2026 mereka saat menghadapi...

Nvidia Tembus $5 Triliun: Dari Mining Crypto ke Raja AI

✅ **954 kata** — dalam rentang 800-1000. Berikut artikelnya: --- San...

Terdakwa Blueray Minta Keringanan, Pengacara Tekankan Sikap Kooperatif

Terdakwa Blueray Minta Keringanan, Pengacara Tekankan Sikap Kooperatif JAKARTA, indfir.com...

**Trailer Resmi Night Nurse, Thriller Bintang Cemre Paksoy**

Trailer Resmi 'Night Nurse' Dirilis: Thriller Psychosexual Debut Georgia...

NASA Pertahankan Kru Pria Penuh untuk Misi Artemis III

Berikut artikel yang telah ditulis dengan compliance penuh terhadap...
spot_imgspot_img

Fernando Muslera kembali menulis sejarah di panggung Piala Dunia. Kiper berusia 40 tahun itu tampil dalam edisi kelima turnamen terbesar sepak bola dunia bersama tim nasional Uruguay pada 2026. Namun, pencapaian langka tersebut diwarnai kontroversi setelah Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menolak permintaan pengakuan sebagai pemain legenda.

Asociación Uruguaya de Fútbol (AUF) sebelumnya mengajukan permohonan resmi agar Muslera mendapat parche atau lencana khusus bertuliskan ‘Legacy’ selama pertandingan fase grup. Permintaan itu didasarkan pada rekor Muslera sebagai kiper dengan penampilan terbanyak bagi Uruguay di ajang Piala Dunia. Sayangnya, FIFA menjawab permintaan tersebut dengan penolakan.

Alasan FIFA Menolak Penghargaan Legacy

Penolakan FIFA bukan tanpa alasan. Lembaga yang bermarkas di Zurich itu memiliki kriteria ketat terkait pengakuan kategori legenda. Menurut laporan AS.com, FIFA menilai Muslera belum memenuhi syarat untuk masuk dalam kategori tersebut karena standar yang ditetapkan mengacu pada pencapaian individual spesifik di Piala Dunia, seperti gelar juara atau penghargaan individu. Uruguay sendiri tidak lolos jauh di turnamen-turnamen sebelumnya tempat Muslera bermain.

Situs berita Uruguay, El Dia, menambahkan bahwa FIFA mempertimbangkan pula aspek preseden. Jika satu pemain diberi penghargaan khusus, maka ribuan pemain lain dengan capaian serupa juga berhak mengajukan hal yang sama. FIFA tampaknya ingin menghindari preseden yang bisa mengubah format penyajian visual di lapangan.

Rekor Lima Piala Dunia yang Belum Tertandingi

Meski tidak diakui secara resmi sebagai legenda oleh FIFA, pencapaian Muslera tetap luar biasa. Ia menjadi satu-satunya kiper Uruguay yang tampil di lima edisi Piala Dunia berturut-turut, dimulai dari Afrika Selatan 2010, Brasil 2014, Rusia 2018, Qatar 2022, dan kini Amerika Utara 2026. Total ia telah mencatatkan 134 caps untuk La Celeste.

Menurut data OneFootball, latihan Uruguay di base camp Playa del Carmen, Meksiko, menunjukkan bahwa pelatih Marcelo Bielsa masih mempercayai Muslera sebagai penjaga gawang utama. Jika Muslera bermain minimal dua pertandingan di fase grup, ia akan melampaui rekor Edwin van der Sar sebagai kiper dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia sepanjang sejarah.

Van der Sar tercatat tampil di empat Piala Dunia dengan total 13 penampilan untuk Belanda. Muslera saat ini memiliki 12 penampilan di Piala Dunia, sehingga satu laga lagi sudah cukup untuk menyamai, dan dua laga untuk melampaui legenda Manchester United tersebut.

Bielsa dan Dilema Pilihan Kiper

Pelatih Marcelo Bielsa menghadapi dilema tersendiri dalam menentukan posisi penjaga gawang. Di satu sisi, pengalaman Muslera di panggung terbesar tak terbantahkan. Di sisi lain, faktor usia 40 tahun memunculkan pertanyaan soal refleks dan stamina sepanjang turnamen yang berlangsung sebulan penuh.

Dalam konferensi pers menjelang laga perdana Uruguay melawan Arab Saudi, Bielsa enggan membandingkan Muslera dengan kiper-kiper lain. Menurut Mackolik.com, Bielsa menyatakan bahwa melakukan perbandingan adalah hal yang sangat sulit karena setiap kiper memiliki karakteristik berbeda. Ia menegaskan bahwa keputusan akan didasarkan pada performa latihan, bukan reputasi.

Montevideo.com.uy melaporkan bahwa Muslera tetap berlatih dengan intensitas tinggi dan menunjukkan kondisi fisik yang kompetitif. Kiper yang kini bermain untuk Estudiantes de La Plata di Liga Argentina itu disebut sebagai sosok yang tetap menjadi referensi di ruang ganti Uruguay, terlepas dari keputusan FIFA soal penghargaan legenda.

Jadwal Pembuka Uruguay di Piala Dunia 2026

Uruguay akan memulai kampanye Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Arab Saudi pada laga pertama fase grup. Pertandingan ini disiarkan secara langsung dan menjadi momen penting bagi Muslera untuk membuktikan bahwa ia masih layak menjadi nomor satu di bawah mistar.

365Scores mencatat bahwa Muslera berhasil merebut kembali posisi utama setelah sempat kehilangan tempat pada kualifikasi. Pemilihannya kembali keStarting XI menunjukkan bahwa Bielsa tetap menghargai pengalaman dan kepemimpinan kiper veteran tersebut di momen-momen krusial.

Bagi Muslera, Piala Dunia 2026 kemungkinan besar menjadi edisi terakhir dalam kariernya di level internasional. Dengan usia yang sudah menginjak 40 tahun dan klub tingkat profesional yang tak mungkin dipertahankan selamanya, setiap menit di lapangan menjadi berharga. Status legenda mungkin tidak diberikan oleh FIFA secara formal, namun bagi para pendukung Uruguay, Muslera telah lama menyandang gelar tersebut.

Referensi: Fotomaç, Mackolik.com, Odatv, as.com

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here