Lini pertahanan tim nasional Senegal mengalami perubahan signifikan menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 melawan Belgia di Lumen Field, Seattle, pada 1 Juli 2026. Pelatih Pape Thiaw memutuskan untuk menempatkan Pathé Ciss sebagai bek tengah sejak menit pertama, sebuah pilihan yang mengejutkan banyak pengamat sepak bola internasional.
Keputusan ini menjadikan laga di Seattle sebagai salah satu momen penting dalam karier pemain Rayo Vallecano tersebut. Ciss, yang selama ini lebih sering menjadi pelapis di skuad Senegal, kini dipercaya untuk menjaga gawang Édouard Mendy dari gempuran serangan Belgia yang diperkuat generasi emas sepak bola negeri itu.
Formasi Defensif Baru Senegal
Pape Thiaw membentuk pasangan bek tengah yang tidak lazim untuk laga krusial ini. Pathé Ciss akan bermain berduet dengan Moussa Niakhaté di jantung pertahanan Senegal. Kombinasi ini sebelumnya belum pernah diuji dalam pertandingan sebesar babak gugur Piala Dunia.
Yang lebih mengejutkan lagi, kapten Kalidou Koulibaly tidak masuk dalam susunan pemain inti. Pemain berpengalaman yang telah menjadi pilar pertahanan Senegal selama bertahun-tahun itu harus puas memulai laga dari bangku cadangan. Keputusan Thiaw ini menunjukkan bahwa pelatih berusia 48 tahun tersebut memiliki pertimbangan taktis khusus untuk menghadapi kekuatan ofensif Belgia.
Selain perubahan di lini belakang, Thiaw juga memberikan kepercayaan kepada Pape Gueye untuk memperkuat lini tengah. Pemain yang berkompetisi di Liga Eropa ini diharapkan mampu memberikan keseimbangan antara tugas bertahan dan transisi menyerang.
Iliman Ndiaye Dapat Kepercayaan Penuh
Satu lagi nama yang menarik perhatian dalam susunan pemain inti Senegal adalah Iliman Ndiaye. Pemain sayap ini mendapatkan starting XI pertamanya di Piala Dunia 2026, menandakan bahwa Thiaw ingin menambah kecepatan dan kreativitas di lini depan untuk membongkar pertahanan Belgia yang solid.
Ndiaye dikenal dengan kemampuan dribel dan akselerasi yang baik. Kehadirannya di sisi sayap diharapkan mampu merepotkan bek sayap Belgia yang kerap naik membantu serangan. Kombinasi antara kecepatan Ndiaye dan ketangguhan Ciss di belakang menggambarkan strategi Thiaw yang ingin bermain seimbang antara bertahan dan menyerang.
Belgium dengan Generasi Emas yang Berpengalaman
Di sisi lain, Belgia datang ke Seattle dengan skuad yang masih mengandalkan pemain-pemain berpengalaman dari generasi emas mereka. Laga babak 16 besar ini menjadi ujian serius bagi Les Diables Rouges, terutama karena mereka harus menghadapi tim yang secara fisik dan taktis sangat kompetitif.
Secara head-to-head, kedua tim memiliki sejarah pertemuan yang cukup ketat di level internasional. Pertandingan di Lumen Field diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama ingin melangkah ke babak perempat final dan menjaga impian mengangkat trofi Piala Dunia di Amerika Serikat tahun ini.
Lini tengah Belgia yang dikenal kreatif dan produktif akan diuji oleh ketangguhan Ciss dan Niakhaté. Kemampuan Senegal dalam menahan tekanan dan melakukan transisi cepat menjadi kunci utama untuk bisa mengalahkan Belgia.
Pathé Ciss: Dari Pelapis Menjadi Penentu
Karier Pathé Ciss di level internasional bisa dibilang penuh perjuangan. Pemain yang membela Rayo Vallecano di LaLiga Spanyol ini harus bersaing ketat untuk mendapatkan tempat di skuad utama Senegal. Namun, kesempatan akhirnya datang di panggung terbesar sepak bola dunia.
Dipilihnya Ciss sebagai bek tengah starter menunjukkan bahwa Pape Thiaw tidak hanya mengandalkan nama besar, tetapi lebih melihat kesesuaian taktis dan performa terkini. Pendekatan ini membuktikan bahwa Piala Dunia 2026 menjadi ajang di mana pemain yang tampil prima berhak mendapatkan tempat, terlepas dari status atau reputasi.
Bagi Ciss, laga melawan Belgia adalah panggung pembuktian. Jika mampu tampil solid dan membantu Senegal lolos ke babak berikutnya, nama Pathé Ciss akan tercatat sebagai salah satu cerita menarik dari Piala Dunia yang berlangsung di tiga negara, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Jalan Menuju Perempat Final
Pemenang laga antara Belgia dan Senegal akan melangkah ke babak perempat final, di mana tantangan yang lebih berat sudah menanti. Kedua tim sadar betul bahwa satu kesalahan kecil di Lumen Field bisa mengakhiri impian Piala Dunia mereka.
Bagi Senegal, ini adalah kesempatan emas untuk melanjutkan tradisi positif mereka di Piala Dunia. Setelah tampil impresif di Qatar 2022, tim asuhan Pape Thiaw ini kembali menunjukkan bahwa mereka merupakan kekuatan sepak bola Afrika yang patut diperhitungkan di panggung global.
Kick-off laga Belgia versus Senegal dijadwalkan berlangsung di Lumen Field, Seattle, dengan kapasitas penuh penonton. Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling dinanti di babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026, dengan strategi dan kejutan susunan pemain yang telah memancing rasa penasaran para pecinta sepak bola di seluruh dunia.
Referensi: Flashscore.com, The Guardian, BBC, www.reutersconnect.com




