Mantan striker legendaris Swedia, Zlatan Ibrahimovic, kembali mencuri perhatian publik sepak bola dunia selama gelaran Piala Dunia 2026. Kali ini, pria berusia 44 tahun itu tidak berbicara tentang dirinya sendiri, melainkan melontarkan sindiran pedas kepada Cristiano Ronaldo sekaligus pujian luar biasa untuk Lionel Messi. Dua pernyataan yang berlawanan ini langsung viral di media sosial dan menjadi topik hangat di kalangan penggemar sepak bola.
Ibrahimovic, yang dikenal dengan karakternya yang blak-blakan dan percaya diri, memang tidak tampil di Piala Dunia 2026 setelah Swedia gagal lolos dari babak kualifikasi. Namun, namanya tetap menjadi sorotan berkat komentar-komentar provokatifnya yang selalu berhasil memancing diskusi panas di tengah turnamen.
Sindiran untuk Ronaldo yang Menangis
Drama besar terjadi ketika Portugal resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026. Cristiano Ronaldo, yang telah memberikan segalanya untuk timnas Portugal, tak mampu membendung air matanya di akhir pertandingan. Momen emosional sang legenda yang kini berusia 41 tahun itu sempat menyentuh hati banyak pendukung setia Selecao.
Namun tidak bagi Zlatan Ibrahimovic. Alih-alih memberikan simpati, mantan pemain AC Milan dan Manchester United itu justru memilih untuk menyindir Ronaldo. Melalui akun media sosial pribadinya, Ibrahimovic melontarkan pernyataan yang langsung menjadi viral. Tak lama setelah sindirannya, ia mengunggah foto dirinya yang tampak sangat bahagia — sebuah kontras yang jelas dengan kondisi Ronaldo yang sedang berduka.
Tindakan Ibrahimovic ini memicu reaksi beragam dari publik. Sebagian menilai pernyataannya kurang sportif mengingat Ronaldo sedang dalam momen yang sangat berat. Sementara itu, tidak sedikit yang menganggapnya sebagai hiburan khas Zlatan yang memang dikenal sering melontarkan komentar kontroversial di momen-momen besar.
Messi Disebut Sudah Berubah Jadi Monster
Di sisi lain, Ibrahimovic justru memberikan pujian tertinggi untuk rival abadi Ronaldo, yakni Lionel Messi. Setelah Argentina berhasil mengalahkan Mesir dengan skor dramatis 3-2 di babak 16 besar Piala Dunia 2026, mantan penyerang yang pernah membela Barcelona di era junior itu menyampaikan kekagumannya kepada sang maestro Argentina.
“Messi telah berubah menjadi monster,” ucap Ibrahimovic tanpa ragu. Pernyataan ini sangat menarik mengingat Messi sendiri kini sudah berusia 39 tahun — usia yang bagi kebanyakan pesepak bola profesional seharusnya sudah memasuki masa pensiun. Namun bagi Messi, usia tampaknya hanya angka belaka. Performanya di Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa ia masih menjadi salah satu pemain paling berbahaya di turnamen.
Ibrahimovic yang dikenal sebagai salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola Eropa, tidak sembarangan memberikan pujian. Ketika ia menyebut Messi sebagai monster, itu berarti performa sang pemain Argentina benar-benar berada di level yang jauh di atas pemain lainnya di turnamen tahun ini.
Sindiran kepada Ronaldo sekaligus pujian untuk Messi dalam waktu yang hampir bersamaan ini menambah panjang daftar dinamika segitiga antara ketiga legenda sepak bola dunia. Messi, Ronaldo, dan Ibrahimovic telah menjadi ikon sepak bola selama lebih dari satu dekade, dan interaksi di antara mereka selalu menarik perhatian penggemar.
Komentar Pedas untuk Brasil dan Drama Prancis-Paraguay
Tidak hanya soal Messi dan Ronaldo, Ibrahimovic juga memberikan komentarnya terkait kejutan besar lainnya di Piala Dunia 2026. Norwegia yang berhasil menciptakan sensasi dengan mengalahkan Brasil 2-1 di babak 16 besar mendapat apresiasi dari sang legenda Swedia. Ibrahimovic menyebut bahwa eliminasi Brasil menunjukkan bahwa tidak ada lagi tim yang bisa dianggap remeh di turnamen tahun ini.
Selain itu, Ibrahimovic juga memberikan reaksi lucunya terhadap pertandingan sengit antara Prancis dan Paraguay yang dimenangkan Les Bleus melalui gol Kylian Mbappe. Ia mengaku bahwa jika dirinya bermain di pertandingan tersebut, ia bisa mendapatkan empat kartu merah karena gaya bermain Paraguay yang menurutnya sangat keras dan penuh trik kotor.
Pernyataan ini tentu mengandung unsur humor khas Ibrahimovic, mengingat ia sendiri dikenal sebagai pemain yang tidak segan melakukan tekel keras dan pernah mengumpulkan banyak kartu sepanjang kariernya. Namun di balik humor tersebut, ada kebenaran bahwa Piala Dunia 2026 menyajikan pertandingan-pertandingan yang sangat kompetitif secara fisik.
Dua Karier yang Berjalan Berlawanan Arah
Sindiran Ibrahimovic ini seolah mempertegas dua nasib berbeda yang dialami oleh Ronaldo dan Messi di Piala Dunia 2026. Messi masih tampil gemilang membawa Argentina melaju jauh di turnamen, sementara Ronaldo harus pulang lebih awal bersama Portugal. Perbedaan ini menjadi narasi yang sulit dihindari dalam perbincangan sepak bola dunia saat ini.
Portugal sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit, namun keunggulan individu Ronaldo saja tidak cukup untuk membawa timnya melewati babak knock-out. Kepergian Ronaldo dengan air mata menjadi kontras yang tajam dengan Messi yang terus menunjukkan dominasinya di lapangan hijau Qatar.
Ibrahimovic, dengan posisinya sebagai mantan pemain yang sudah tidak aktif, tampaknya menikmati perannya sebagai komentator yang tidak takut mengatakan apa adanya. Karakter kontroversialnya justru membuatnya tetap relevan di dunia sepak bola meskipun sudah gantung sepatu.
Piala Dunia 2026 memang menjadi panggung bagi kejutan-kejutan besar. Dari eliminasi Portugal dan Brasil hingga performa luar biasa Messi di usia senianya. Dan di tengah semua drama itu, Zlatan Ibrahimovic tetap berhasil menjadi salah satu tokoh sentral — bukan di lapangan, tapi dari balik kata-katanya yang selalu tajam dan menghibur.
Referensi: La Gazzetta dello Sport, HuffPost Italia, la Repubblica, inet.detik.com

